Sektor Maritim Harus jadi Pembangunan Ekonomi Negara ASEAN

Ade Hapsari Lestarini    •    Rabu, 15 Nov 2017 19:37 WIB
ktt asean
Sektor Maritim Harus jadi Pembangunan Ekonomi Negara ASEAN
Presiden Joko Widodo dan Presiden Tiongkok Xi Jnping. (FOTO: Istimewa)

Manila: Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengangkat isu ekonomi maritim dalam KTT ASEAN Summit ke-31 di Manila, Filipina.

Isu ini ada dalam pembahasan forum APEC Business Advisory Council (ABAC) Dialog dengan dan APEC Leaders pada KTT APEC ke-25 di Da Nang, Vietnam pada 10-12 Novermber lalu.

Menurut Ketua ABAC Indonesia Anindya N Bakrie mengatakan kedepannya ekonomi maritim harus lah menjadi salah satu sektor yang diandalkan dalam pembangunan ekonomi negara-negara yang tergabung dalam ASEAN.

"Terlebih lagi dua per tiga wilayah APEC dan ASEAN adalah perairan, dan ini mirip dengan Indonesia," ujar dia, dalam siaran persnya, Rabu 15 November 2017.

Menurut dia, ekonomi maritim memberikan dampak efektif pada konektivitas yang berpengaruh terhadap biaya tranportasi atau pengiriman menjadi lebih murah, dan juga berdampak pada aqua culture, yakni pemberdayaan iklim lingkungan laut agar dapat berkembang.

"Sama seperti dalam pertemuan KTT APEC di Da Nang Vietnam kemarin, Presiden Joko Widodo melihat bahwa perairan menjadi salah satu sektor ekonomi yang sangat penting," tutur dia.

Dia menambahkan, terlebih lagi tujuh negara ASEAN merupakan anggota dari APEC. Sehingga usulan ini bisa menjadi role model pada ASEAN Summit ke-31 di Manila, Filipina.

Beberapa dasar pemikiran Presiden Joko Widodo itu, menjadi visi dasar perjuangan ABAC Indonesia pada APEC pasca 2020, agar ekuilibrium antara pertumbuhan perekonomian dan keadilan tercipta bagi seluruh negara di Asia Pasifik sebagaimana landasan kerja sama KTT APEC Bogor Goals 1994 lalu.
 
Anindya selaku ketua ABAC Indonesia yang mendampingi Presiden Joko Widodo pada KTT APEC di Da Nang, ikut merumuskan berbagai pembahasan yang menjadi isu penting bagi Indonesia tersebut, pada pertemuan ABAC yang telah berlangsung sebelumnya pada 5-8 Nomber 2017, hingga berlanjut pada pembahasan di KTT ASEAN Summit ke-31 di Manila, Filipina.

APEC yang didirikan pada 1989, pada tahun ini memasuki fase finalisasi "Bogor Goals" mengenai liberalisasi perdagangan dan investasi pada 2020, di mana Indonesia diharapkan untuk dapat terus berkontribusi.


(AHL)