Rupiah Melemah, Penerimaan Negara Rp8 Triliun Lebih Tinggi

Eko Nordiansyah    •    Selasa, 10 Jul 2018 19:27 WIB
rupiah
Rupiah Melemah, Penerimaan Negara Rp8 Triliun Lebih Tinggi
Illustrasi. MI/Atet Dwi Pramadia.

Jakarta: Kementerian Keuangan (kemenkeu) menyebut target penerimaan negara tahun ini akan tercapai. Dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2018, pemerintah menargetkan pendapatan negara sebesar Rp1.894,7 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku optimistis penerimaan negara akan tercapai 100 persen. Bahkan dengan pelemahan mata uang rupiah yang sekarang ini terjadi, penerimaan negara diprediksi melebihi target.

"Pendapatan negara dengan kalkulasi sekarang, dengan kurs di semester II dan lain-lain itu, kami lihat akan 100 persen atau Rp8 triliun lebih tinggi," kata dia ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa, 10 Juli 2018.

Dalam APBN tahun ini kurs rupiah diperkirakan sebesar Rp13.400 per dolar Amerika Serikat (USD). Namun hingga saat ini rupiah telah melemah hingga mencapai Rp14.300 per USD karena tekanan global.

Dirinya menjelaskan, peningkatan penerimaan negara karena adanya tambahan penerimaan dari sektor perpajakan. Selain itu, ada pula tambahan dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor minyak dan gas (migas).

Sementara itu, hingga Mei 2018 penerimaan negara tercatat sudah mencapai Rp685,1 triliun atau 36,2 persen dari target. Sedangkan penerimaan pajak sampai dengan Mei 2018 sebesar Rp484,5 triliun atau tumbuh 14,13 persen secara tahunan (yoy).

Adapun realisasi PNBP hingga akhir Mei 2018 mencapai Rp145 triliun atau 52,65 persen dari target yang ditetapkan dalam APBN. PNBP untuk sektor migas mencapai Rp50,6 triliun atau 62,98 persen dari target.

 


(SAW)