Pemerintah Diimbau Jangan Salah Memprediksi Investasi

Suci Sedya Utami    •    Selasa, 13 Jun 2017 08:00 WIB
investasi
Pemerintah Diimbau Jangan Salah Memprediksi Investasi
Ilustrasi nvestasi. (MTVN)

Metrotvnews.com, Jakarta: Anggota Komisi XI DPR Fraksi Golkar M Sarmuji mengingatkan pemerintah agar tak salah memprediksi investasi yang menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi.

Sarmuji mempertanyakan dengan adanya kenaikan peringkat investment grade dari lembaga rating dunia, Standard and Poor's (S&P) apakah pengaruhnya akan signifikan terhdap investasi yang masuk ke dalam negeri.

"Ketika kita dapat investment grade S&P, apakah ada loncatan investasi ke Indonesia?," tanya Sarmuji dalam rapat keerja Komisi XI bersama pemerintah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin 12 Juni 2017.

Dia menilai kenaikan peringkat sepertinya dipandang biasa saja oleh para investor atau tak seperti ekspektasi yang bisa mengundang minat untuk menanamkan modal di dalam negeri.

"Respons investor biasa-biasa saja, jangan sampai salah prediksi, dikira ada penambahan investasi besar-besaran," ujar dia.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan investasi sangat penting untuk menjaga pertumbuhan tanpa harus meningkatkan defisit fiskal.

"Investasi kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lebih positif, tinggi dan sustainable," kata Ani.

Investasi, kata Ani, banyak sumbernya, bukan hanya yang masuk melalui Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), namun juga melalui perbankan, pasar modal, BUMN melalui belanja modalnya, atau internal koorporasi.

 


(LDS)

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

1 day Ago

Federal Reserve AS atau bank sentral AS pada akhir pertemuan kebijakan dua harinya pada Rabu wa…

BERITA LAINNYA