Bantah Jegal Tax Amnesty, Singapura Tak Takut Ada Capital Outflow

Suci Sedya Utami    •    Selasa, 20 Sep 2016 12:03 WIB
tax amnesty
Bantah Jegal <i>Tax Amnesty</i>, Singapura Tak Takut Ada <i>Capital Outflow</i>
Ilustrasi negara Singapura. (FOTO: AFP)

Metrotvnews.com, Jakarta: Otoritas Singapura membantah telah melakukan upaya penjegalan terhadap kebijakan tax amnesty yang diterapkan di Indonesia. Bahkan, tidak ada inisiatif dari Negeri Singa ini untuk menghalangi tax amnesty seperti yang disangkakan.

"Sri Mulyani juga sudah menjelaskan bahwa tidak ada inisiatif dari kami untuk menghalangi tax amnesty. Sama sekali tidak, policy Indonesia itu, dan kami tidak halangi," ujar Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Anil Kumarnayar, di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (20/9/2016).

Lagi pula, kata dia, Singapura tidak takut dengan adanya tax amnesty yang akan membuat dana-dana ada di Singapura keluar (capital ouflow) dan kembali ke Indonesia dalam konteks repatriasi. Sebagai pusat keuangan, lanjut Anil, tentu dana keluar dan masuk adalah hal biasa. Dia juga menyangkal mengatur kebijakan keuangan negara lain meski berperan sebagai pusat keuangan.

"Ya sebagai pusat keuangan, ada dana yang masuk dan keluar, tapi bukan itu masalahnya. Tapi kalau ada tuduhan bahwa kami mencoba menghentikan ini, itu tidak benar. Dan kami sudah klarifikasi," tegas dia.

Lebih jauh, dirinya menambahkan Singapura mendukung regulasi yang diinisiasi Pemerintah Indonesia dan tengah berjalan. Hal tersebut juga bisa dilihat dari pernyataan Monetary Authority of Singapore (MAS) sebagai otoritas jasa keuangan di Singapura mengimbau bank di Singapura untuk mendorong para nasabah agar memanfaatkan kesempatan yang diberikan dalam program tax amnesty untuk memperbaiki urusan perpajakan mereka.

"Bahkan kalau dilihat dari pernyataan MAS, bank-bank di Singapura harus koordinatif dengan nasabah mereka. Pada akhirnya, apakah kebijakan amnesti pajak ini sukses atau tidak, itu bergantung pada kondisi di sini (Indonesia). Tidak ada sangkut pautnya dengan Singapura," jelas dia.

Sekadar informasi, upaya Singapura untuk menjegal program pengampunan pajak di Indonesia mulai adanya wacana jika Singapura akan menanggung pembayaran tarif deklarasi luar negeri bagi pemilik dana yang ingin ikut tax amnesty. Tujuannya yakni agar pemilik dana hanya mendeklarasikan saja hartanya dan tidak melakukan repatriasi, sehingga dana tetap berada di Singapura.

Upaya kali ini, adanya ancaman bagi nasabah Indonesia yang menyimpan dana di Perbankan Singapura akan dilaporkan karena dicurigai melakukan tindak pencucian uang atau transasksi menggelapkan sehingga minta pengampunan pajak.


(AHL)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

1 month Ago

Republik Sentilan Sentilun malam ini bertema "Pascareshuffle Mau Apa?" menghadirkan A…

BERITA LAINNYA