Dampak Penuh Kebijakan BI-Pemerintah Dirasakan di 2019

Suci Sedya Utami    •    Sabtu, 13 Oct 2018 14:48 WIB
pertumbuhan ekonomiekonomi indonesiaIMF-World Bank
Dampak Penuh Kebijakan BI-Pemerintah Dirasakan di 2019
Ilustrasi (MI/PANCA SYURKANI)

Nusa Dua: Bauran kebijakan yang dilakukan Bank Indonesia (BI) dan pemerintah untuk memperbaiki neraca transaksi berjalan (CAD) dan penguatan pondasi nilai tukar rupiah diperkirakan akan bisa dinikmati pada 2019. Sejumlah kebijakan yang sudah dikeluarkan diharapkan bisa menjaga stabilitas perekonomian Indonesia.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo mengatakan BI telah melakukan studi mengenai kenaikan suku bunga acuan. Dalam studi tersebut dijelaskan bahwa kenaikan suku bunga memberi dampak sekitar 4-6 kuartal mendatang.

"Secara bertahap akan dirasakan penuh di 2019," kata Dody, di sela Pertemuan Tahunan IMF-WB 2018, di Nusa Dua, Bali, Sabtu, 13 Oktober 2018.

Selain itu, lanjutnya, kebijakan pemerintah dalam menerapkan B20 sejak September serta membatasi impor di beberapa proyek akan terlihat dampaknya di kuartal IV-2018. Menurut Dody dampak dari kebijakan B20 tidak akan terasa langsung pada data neraca transaksi berjalan di kuartal III pada tahun ini.

Dody menambahkan dengan bauran kebijakan tersebut seharusnya akan ada refleksi perbaikan neraca transaksi berjalan. Apalagi, ditambah dengan adanya diferensial suku bunga Indonesia dan negara kawasan akan membatu penguatan nilai tukar rupiah yang lebih baik lagi.

"Dengan dua skenario tadi ada sedikit perbaikan terhadap neraca transaksi berjalan dan proyeksi kita lebih baik. Tentunya harapan kita enggak ada tekanan yang terlalu besar," pungkas dia.

 


(ABD)


Perpres DNI Rampung Pekan Depan

Perpres DNI Rampung Pekan Depan

1 week Ago

Pemerintah mempercepat penyelesaian rancangan per-aturan presiden (Perpres) mengenai Daftar Neg…

BERITA LAINNYA