Inflasi Juni Ditaksir Capai 0,25%

Kautsar Widya Prabowo    •    Selasa, 12 Jun 2018 08:39 WIB
inflasibank indonesiakementerian perekonomian
Inflasi Juni Ditaksir Capai 0,25%
Menko Perekonomian Darmin Nasution. (FOTO: Medcom.id/Kautsar Widya)

Jakarta: Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memprediksikan inflasi pada Juni pada kisaran 0,2-0,25 persen periode month to month (mtm). Hal tersebut ditopang dengan harga komoditas seperti beras dan daging yang berada dalam kondisi stabil.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menjelaskan hal yang perlu dicermati adalah harga tiket pesawat yang dapat tinggi menjelang Idulfitri.

"Yang harus diperhatikan itu tiket pesawat, kalau tiket angkutan darat tidak mudah dimainkan. Pesawat bisa naik," ujarnya usai melihat proyek pembangunan MRT, di Jakarta, Senin, 11 Juni 2018.

Sementara itu untuk komoditas pangan yang perlu diwaspadai adalah harga telur ayam yang berada di posisi Rp25.150 per kilogram (kg), di mana harga tersebut belum mengalami penurunan sejak 10 Juni 2018.

"Yang mungkin sedikit naik itu telur ayam," tambahnya.

Bank Indonesia (BI) sebelumnya memperkirakan tingkat inflasi pada Juni 2018 mencapai sebesar 0,22 persen. Hal ini sebagaimana hasil survei Indeks Harga Konsumen (IHK) yang dilakukan bank sentral sampai dengan minggu pertama bulan ini.

"Hasil survei pemantauan harga minggu pertama Juni 2018, menunjukkan indikator harga-harga itu terkendali dan rendah," kata Gubernur BI Perry Warjiyo, di Gedung BI beberapa waktu lalu.

Perkiraan inflasi, diakui Perry, memang sedikit lebih tinggi jika dibandingkan dengan inflasi Mei 2018. Namun secara tahun kalender atau year to date (ytd) inflasi Juni 2018 diperkirakan sebesar 1,53 persen, sedangkan secara tahun ke tahun (yoy) inflasi tercatat 2,75 persen.

Dirinya menambahkan rendahnya inflasi periode Lebaran ini karena terkendalinya harga bahan pokok. Bahkan beberapa di antara bahan pokok yang menyumbang inflasi kini tercatat mengalami deflasi.

 


(AHL)