Diikuti 127.459 Pelajar, Pajak Bertutur Pecahkan Rekor Muri

Desi Angriani    •    Jumat, 11 Aug 2017 17:29 WIB
pajak
Diikuti 127.459 Pelajar, Pajak Bertutur Pecahkan Rekor Muri
Menkeu Sri Mulyani saat mengedukasi lewat Pajak Bertutur. (Foto: MTVN/Desi Angriani)

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan melaksanakan kegiatan seminar edukasi sadar pajak atau pajak bertutur secara serentak di 2.182 sekolah dan perguruan tinggi di Indonesia pada Jumat 11 Agustus 2017.

Kegiatan tersebut memecahkan museum rekor Indonesia (MURI)  karena diikuti lebih dari 137.459 pelajar mulai dari jenjang SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi.

Piagam rekor Muri tersebut diserahkan kepada  Menteri Keuangan Sri Mulyani seusai menjadi pembicara dalam seminar pajak bertutur di Gedung Mar'ie Muhammad Ditjen Pajak.

"Museum rekor Indonesia diberikan kepada DJP Kemenkeu atas terselenggaranya seminar edukasi pajak dengan peserta 127.459," ujar  Wakil Direktur MURI Osmar Semesta Susilo di Gedung Mar'ie Muhammad Ditjen Pajak, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat 11 Agustus 2017.


Menkeu Sri Mulyani saat mengedukasi lewat Pajak Bertutur. (FOTO: MTVN/Desi)

Secara terpisah, pendiri Muri Jaya Suprana memberikan ucapan selamat atas pelaksanaan seminar pajak bertutur. Dia berharap, masyarakat Indonesia ke depan lebih sadar akan pentingnya membayar pajak demi kemajuan bangsa Indonesia.

"Saya Jaya Suprana mengucapkan selamat kepada DJP atas pelaksanaan pajak bertutur sebagai sadar pajak nasional yang diikuti lebih dari 127 ribu siswa di seluruh Indonesia. Semoga bangs akita semakin maju, pajak dari kita untuk kita," ucap dia.

Sri Mulyani menambahkan, kegiatan Pajak Bertutur ini menandai peluncuran program sadar pajak nasional sebagai bagian dari upaya Ditjen Pajak dalam meningkatkan kepatuhan pajak masyarakat melalui inklusi kesadaran pajak dalam pendidikan formal.

"Selanjutnya dalam waktu dekat, akan dilaksanakan pelatihan dan bimbingan teknis materi kesadaran pajak kepada para dosen dan guru serta pegawai di masing-masing instansi yang terlibat dalam program pembelajaran kesadaran pajak," tutur Sri.

Ambil bagian

Sekolah Global Sevilla terpilih menjadi salah satu bagian di dalam kegiatan ini. Sebanyak 100 siswa SD Global Sevilla serta guru dan karyawan menyemarakkan kegiatan Pajak Bertutur.

"Bagi kami, kegiatan ini selaras dengan pembelajaran karakter yang diterapkan di sekolah," kata Direktur Global Sevilla, Robertus Budi Setiono.

"Anak-anak diajarkan untuk peduli kepada bangsa dan negara dan dengan sadar menjalankan kewajibannya sebagai warga negara yang baik. Kegiatan ini mengingatkan mereka untuk bertanggung jawab dan sanggup menyisihkan pendapatannya untuk membayar pajak.”

Kepala KPP Pratama Jakarta Pulogadung Jakarta Timur, Slamet Bagyo, mengatakan kegiatan Pajak Bertutur dilakukan untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi sejak dini bagi para pelajar dan mahasiswa di Indonesia. "Diharapkan pada saatnya nanti merekalah yang akan menjadi teladan di dalam kepatuhan pembayaran pajak,” tutur dia.


(AHL)