DJP: Ikut Amnesti Pajak Bukan Lagi Aib yang Harus Ditutupi

Suci Sedya Utami    •    Kamis, 13 Oct 2016 19:07 WIB
tax amnesty
DJP: Ikut Amnesti Pajak Bukan Lagi Aib yang Harus Ditutupi
Amnesti Pajak. ANTARA FOTO / Widodo S. Jusuf.

Metrotvnews.com, Malang: Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan memberikan fasilitas pada usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang ingin ikut tax amnesty yang bisa dilakukan secara kolektif. 

Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Dirjen Pajak Nomor 17 Tahun 2016 tentang tata cara penyampaian surat pernyataan harta bagi wajib pajak tertentu serta tata cara penyampaian surat pernyataan dan penerbitan surat keterangan bagi wajib pajak dengan peredaran usaha tertentu. Adanya kemudahan berupa kolektif membuka kemungkinan jika data pajak yang disampaikan bisa saja bocor ke pihak lain.

"Memang ada ruang di situ," kata Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat DJP Hestu Yoga Seksama dalam acara media gathering di Malang, Jawa Timur, Kamis (13/10/2016).

Namun, kata Hestu, mendaftar secara kolektif sebenarnya merupakan sebuah opsi yang bisa dipilih oleh wajib pajak apakah akan menunjuk kuasa pada pihak lain untuk melaporkan secara kolektif atau menyampaikan secara pribadi. 

Dirinya mengatakan jika melihat penerapan di periode pertama, banyak wajib pajak, terutama yang wajib pajak besar, secara terang-terangan malah mempublikasikan jika ikut tax amnesty. Langkah ini pun diikuti oleh wajib pajak lain yang berlomba-lomba memamerkan keikutsertaannya.

"Ikut tax amnesty bukan sesuatu yang harus ditutup-tutupi karena malu. Jadi sama seperti wajib pajak yang besar-besar yang mempublish diri, itu adalah pilihan, kalau enggak mau lewat kolektif, bisa dilakukan sendiri," ujar dia.

Lebih jauh dirinya menambahkan tax amnesty menjadi sarana positif bagi para wajib pajak untuk melihat kembali dan membandingkan ketaatannya pada pajak.



(SAW)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

3 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA