Menkeu: Mekanisme Pengawasan Internal Ditjen Pajak Penting

   •    Selasa, 29 Nov 2016 12:56 WIB
kementerian keuanganditjen pajak
Menkeu: Mekanisme Pengawasan Internal Ditjen Pajak Penting
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menegaskan bahwa mekanisme pengawasan internal di dalam Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menjadi penting untuk menjaga integritas institusi tersebut.

"Dari dalam harus ada kemauan dan mekanisme untuk melakukan perubahan atau dalam istilah pidato politik Presiden Jokowi (Joko Widodo) adalah revolusi mental. Dalam organisasi kita terjemahannya adalah perubahan untuk menjadi diri yang sesuai dengan nilai-nilai yang kita percaya," ujar Menkeu, seperti dikutip dari Antara, di Jakarta, Selasa (29/11/2016).

Salah satu pejabat yang dilantik Menkeu adalah Hari Gumelar yang semula menjabat Direktur Teknologi Informasi Perpajakan, kemudian dikukuhkan sebagai Direktur Kepatuhan Internal dan Transformasi Sumber Daya Aparatur (Kitsda).

Baca: 2016, Kemenkeu Catat Barang Sitaan dan Rampasan Hasil Tipikor Rp202,67 Miliar

Direktorat Kitsda yang dibentuk sejak 10 tahun lalu memiliki tugas dan fungsi dalam bidang pengawasan dan keseimbangan internal, serta mendisiplinkan sikap perilaku seluruh pegawai di lingkungan Ditjen Pajak.

Salah satu kendala dalam fungsi pengawasan, menurut Menkeu, yakni budaya solidaritas yang sering digunakan sebagai alasan untuk tidak menghormati fungsi masing-masing direktorat dan kemudian diwujudkan dalam bentuk yang salah yakni kompromi pada prinsip.

Baca: Menkeu Pastikan Kebutuhan Anggaran Belanja Awal 2017 tak Membengkak

"Pertemanan dan solidaritas itu penting dan harus terus dijaga, tetapi wujudnya jangan di tempat yang salah. Kita harus menghormati fungsi masing-masing, termasuk memperkuat unit-unit yang kita ciptakan untuk mendisiplinkan kita," tutup Sri Mulyani.

 


(ABD)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

4 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA