Serangan Bom di Surabaya

Pemerintah Diimbau Ciptakan Kondisi Kondusif bagi Ekonomi

Annisa ayu artanti    •    Senin, 14 May 2018 11:02 WIB
terorismeekonomi indonesia
Pemerintah Diimbau Ciptakan Kondisi Kondusif bagi Ekonomi
Ilustrasi. (Foto: Antara/Zabur Karuru).

Jakarta: Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Akhmad Akbar Susamto meminta pemerintah dapat bertindak tegas mengenai ancaman bom dan terorisme yang saat ini sedang terjadi.

Akhmad mengatakan, pemerintah beserta jajarannya perlu menciptakan kondisi yang kondusif supaya kegiatan ekonomi tetap berjalan lancar.

"Pemerintah perlu terus menjaga suasana aman dan tenang agar masyarakat juga terus melakukan aktivitas ekonomi mereka," kata Akhmad kepada Medcom.id, Senin, 14 Mei 2018.

Ia menjelaskan salah satu syarat perekonomian adalah adanya stabilitas keamanan dari berbagai ancaman dan stabilitas politik. Jika kondisi itu tidak tercipta maka tidak akan terjadi perekonomian yang sehat.

"Stabilitas keamanan, politik, merupakan salah satu syarat untuk perekonomian yang sehat," jelas dia.

Lebih lanjut, Akhmad menilai terdapat dua dampak ledakan bom yang terjadi di sejumlah titik di Surabaya yaitu kerusakan aset dan lanjutan kegiatan ekonomi yang hilang.

Menurutnya, jika akibat bom ini membuat masyarakat takut dan mengurangi kegiatan ekonomi maka akan berdampak lebih jauh terhadap perekonomian nasional.

"Dampak lanjutan bisa terjadi jika masyarakat menjadi takut dan mengurangi atau membatalkan aktivitas ekonomi mereka. Sejauh ini, tampaknya masyarakat enggak banyak terpengaruh. Kegiatan ekonomi tetap berjalan," tutup dia.

 


(AHL)