Ditjen Pajak Kumpulkan Penerimaan Rp581,5 Triliun di Semester I

Suci Sedya Utami    •    Selasa, 10 Jul 2018 17:58 WIB
ditjen pajakpenerimaan pajak
Ditjen Pajak Kumpulkan Penerimaan Rp581,5 Triliun di Semester I
Ilustrasi. (Foto: Antara/Andreas).

Jakarta: Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat penerimaan pajak sepanjang semester pertama 2018 mencapai Rp581,54 triliun. Realisasi ini sebesar 40,84 persen dari target di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang sebesar Rp1.424 triliun.

Direktur Jenderal Pajak Robert Pakpahan mengatakan capaian tersebut secara year on year tumbuh sebesar 13,96 persen dengan memasukkan efek dari tax amnesty. Sementara jika mengeluarkan efek tax amnesty pertumbuhannya mencapai 16,71 persen.

"Jika dibandingkan dengan semester I-2017 yang tumbuh 39 persen, sementara sekarang tumbuh 40,84 persen, jadi lebih bagus dari tahun lalu," kata Robert di Ditjen Pajak Pusat, Jakarta Pusat, Selasa, 10 Juli 2018.

Bila dirinci berdasarkan jenis pajaknya, maka penerimaan tersebut berasal dari pajak penghasilan (PPh) pasal 21 yakni Rp67,9 triliun atau tumbuh 22,23 persen. Sementara PPh 22 impor Rp27,02 triliun atau tumbuh 28 persen.

Sedangkan PPh OP pasal 25/29 Rp6,98 triliun tumbuh 20,06 persen. PPh badan Rp119,9 triliun tumbuh 23,9 persen. PPh dalam negeri Rp127,8 triliun tumbuh 9,1 persen. Serta PPN impor Rp83,86  triliun tumbuh 24,3 persen.

Sementara jika dilihat dari sektoral maka pertumbuhan paling tinggi didominasi dari sektor pertambangan yang tumbuh 79,71 persen, sektor pertanian tumbuh 34,25 persen, sektor perdagangan tumbuh 27,91 persen, dan sektor industri pengolahan tumbuh 12,64 persen.

Namun bila dilihat kontribusi sektor yang menyumbang penerimaan terbesar yakni sektor industri pengolahan sebesar 30,31 persen, disusul sektor perdagangan 20,6 persen. Sedangkan sektor pertambangan hanya berkontribusi 7,2 persen.

 


(AHL)