Ekonom Nilai Perbaikan Rating S&P Langsung Berdampak Positif

Eko Nordiansyah    •    Jumat, 19 May 2017 19:36 WIB
standard and poorekonomi indonesia
Ekonom Nilai Perbaikan Rating S&P Langsung Berdampak Positif
Ilustrasi. (FOTO: MI/Angga Yuniar)

Metrotvnews.com, Jakarta: Lembaga Pemeringkat Internasional Standar & Poor's (S&P) telah memperbaiki peringkat Indonesia menjadi investment grade. Dampak positif langsung dirasakan baik oleh indeks harga saham gabungan (IHSG) serta rupiah yang kompak mengalami penguatan dibandingkan posisi pada pembukaan perdagangan.

"(Dampak) ke capital market. IHSG saja melejit, ya market terus ke rupiah," kata Kepala Ekonom PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN Winang Budoyo ditemui di Gedung Bank Indonesia (BI), Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat 19 Mei 2017.

Dirinya menambahkan, upaya pemerintah dalam reformasi Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) diakui oleh institusi internasional. Oleh karena itu, setelah S&P memperbaiki rating Indonesia maka akan berdampak baik bagi persepsi pelaku pasar terhadap perekonomian Indonesia.

"Itu juga yang menjadi alasan S&P tidak menaikkan peringkat ini sejak dua tahun yang lalu ya. Jadi usaha pemerintah untuk memperbaiki kinerja fiskal dan APBN lebih sehat itu sudah on the right track, ini menjadi salah satu alasan untuk menaikkan peringkat," jelas dia.

Salah satu dampak lain daripada perbaikan rating S&P, kata Winang, adalah turunnya yield obligasi Indonesia. Selain itu dampak lainnya adalah investasi lain yang selama ini tidak bisa masuk ke Indonesia lebih terbuka.

"Banyak yang minat terutama ke dana pensiun. Kan sering terganjal tuh aturan untuk masuk ke dana pensiun, bahwa hanya bisa investasi ke negara yang sudah investment grade jadi sebelumnya yang ada ada terganjal, sekarang membuka pasar yang lebih besar," pungkasnya.


(AHL)