2018, Perekonomian Dunia Diibaratkan Es Krim Meleleh

Desi Angriani    •    Kamis, 06 Dec 2018 11:56 WIB
ekonomi dunia
2018, Perekonomian Dunia Diibaratkan Es Krim Meleleh
Menteri Keuangan Sri Mulyani. (FOTO: Medcom.id/Kautsar)

Nusa Dua: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menganalogikan perekonomian dunia pada 2008 silam layaknya es krim yang meleleh. Sebab, kala itu ancaman terhadap ekonomi global begitu nyata alias sangat kritis.

Hal ini kemudian membuat para pemimpin dunia berinisiatif mengikuti pertemuan G20 guna menyelamatkan ekonomi dunia. Sebelumnya, pertemuan itu hanya dihadiri oleh menteri keuangan dan gubernur bank sentral untuk mengamati krisis finansial Asia.

"Seluruh global confident ekonomi sangat rapuh dan karena itu perlu bersama-sama pimpinan G20 menyepakati untuk menyelamatkan ekonomi dunia," ungkap Ani sapaannya dalam forum AIFED di Nusa Dua, Bali, Kamis, 6 Desember 2018.

Berangkat dari peristiwa masa lalu tersebut, Ani menginginkan pemerintah tetap mewaspadai ekonomi global yang terus mengalami evolusi dinamis hingga berdampak pada harga komoditas, nilai tukar rupiah, suku bunga, hingga arus modal.

Transformasi struktural ekonomi global ke depan, katanya, dapat diantisipasi melalui berbagai kebijakan, khususnya memperbaiki neraca pembayaran, membenahi industrialisasi hingga meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

"Jadi kita harus mengantisipasi lingkungan global, karena sedang mengalami evolusi yang dinamis dan kemudian berakibat kepada harga komoditas, nilai tukar, suku bunga dan arus modal," imbuh dia.

Kebijakan fiskal tersebut dapat diformulasikan melalui penyelenggaraan Annual International Forum on Economic Development and Public Policy (AIFED) ke- 8 di Nusa Dua, Bali. Pasalnya, forum ini dihadiri oleh berbagai pembicara keuangan dan pengamat kebijakan dari dalam dan luar negeri.

Dengan demikian, kata Ani, pemerintah bisa mendapatkan gambaran komprehensif mengenai transformasi ekonomi Indonesia dalam konteks perubahan lanskap global.

"Jadi based on research, dan proyeksi ke depan sehingga bisa jadi bahan yang baik untuk memformulasikan kebijakan fiskal ke depan maupun untuk masukan RPJMN," pungkasnya.

 


(AHL)


Pengalihan Komando BP Batam Disebut Membuat Gaduh

Pengalihan Komando BP Batam Disebut Membuat Gaduh

1 day Ago

Pengalihan komando Pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam kepa…

BERITA LAINNYA