Tarik Minat Investor

Tingkat Kupon SBR003 Online Ditetapkan 6,8%

Suci Sedya Utami    •    Jumat, 11 May 2018 13:08 WIB
surat utang
Tingkat Kupon SBR003 <i>Online</i> Ditetapkan 6,8%
Gedung Kementerian Keuangan (Foto: dokumentasi Setkab)

Jakarta: Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berencana menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) ritel dengan pemesanan berbasis online atau dinamakan e-SBN pada pekan depan. Penerbitan e-SBN bernomor seri SBR003 memiliki masa penawaran selama 12 hari mulai 14 Mei hingga 25 Mei 2018.

Dirjen DPPR Kemenkeu Luky Alfirman menjelaskan tingkat kupon (yield) yang ditetapkan dalam penerbitan SBR003 sebesar 6,8 persen. Hal itu mengacu pada BI 7 Days Repo Rate 4,25 persen ditambah selisih sebesar 225 basis poin.

Kupon tersebut dibayarkan setiap bulan dalam artian totalnya dalam satu tahunnya mencapai sebesar 6,8 persen. "Diharapkan bisa menarik para investor ritel," kata Luky, di Kemenkeu, Jakarta Pusat, Jumat, 11 Mei 2018.



Luky mengatakan upaya diversifikasi melalui online dilakukan untuk memudahkan calon investor terutama golongan muda atau generasi milenial yang menginginkan langkah simplifikasi. Selain itu, mengajak masyarakat yang selama ini memilih tabungan beralih menjadi berinvestasi.

"Selama ini pembeli SBN ritel kita itu kebanyakan usia di atas 40 tahun. Kita ingin perluas basis investor kita bahwa penduduk yang memang di bawah usia 40 tahun, juga generasi millenial. Mereka sudah bekerja dan punya pendapatan dan mereka ingin punya instrumen investasi. Itu yang kita sediakan," tutur dia.

Adapun penerbitan ini memiliki tenor selama dua tahun dan dimungkinkan melakukan redemption. Namun, hal itu bisa dilakukan setelah 12 bulan atau minimum holding 50 persen dengan minimal pembelian sebesar Rp1 juta dan maksimal pembelian Rp3 miliar.

Lebih jauh, dirinya menambahkan, pihaknya telah menunjuk sembilan mitra distribusi sebagai diler atau agen bond. Mitra tersebut di antaranya Bank Mandiri, BNI, BRI, BCA, Bank Permata, Bank DBS, Trimegah, Bareksa, dan Fintech Investree.


 


(ABD)


BUMN Siap Bersinergi Bangun Kemandirian Pesantren

BUMN Siap Bersinergi Bangun Kemandirian Pesantren

1 day Ago

Menteri BUMN Rini M Soemarno menyatakan perusahaan milik negara di Indonesia siap bersinergi me…

BERITA LAINNYA