Persiapan IMF-Bank Dunia Sudah 75%

Desi Angriani    •    Jumat, 11 May 2018 19:32 WIB
imf-world bank
Persiapan IMF-Bank Dunia Sudah 75%
Menko Maritim Luhut Pandjaitan. (FOTO: Medcom.id/Desi Angriani)

Jakarta: Persiapan perhelatan International Monetary Fund-World Bank (IMF-WB) Annual Meetings 2018 di Bali pada Oktober 2018 sudah mencapai 75 persen. Persiapan tersebut meliputi sarana transportasi, hotel, venue, hingga mitigasi bencana alam seperti gempa, erupsi gunung berapi dan tsunami.

"Persiapannya sudah 75 persen, infrastruktur hotel, transportasi, terkait risiko bencana alam sudah kita siapkan," kata Ketua Panitia Nasional Pertemuan Tahunan IMF-WB 2018 Luhut Panjaitan dalam Coffee Afternoon di Gedung Kementerian Kemaritiman, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat, 11 Mei 2018.

Selain infrastruktur, program "Voyage To Indonesia (VTI)" sebagai rangkaian kegiatan menuju IMF-WB Annual Meetings 2018 juga hampir rampung. Program ini diciptakan untuk mempromosikan potensi pariwisata khususnya 10 destinasi Bali baru.

Luhut menuturkan perbaikan potensi pariwisata tersebut, salah satunya memanfaatkan anggaran sebesar Rp855 miliar yang disalurkan untuk IMF-WB.

"Saya jelaskan dengan uang anggaran IMF-WB sekalian kita manfaatkan untuk perbaikan destinasi pariwisata, kita perbaiki juga lapangan terbang, marina port, kuliner dan lain-lain," tutur dia.

Luhut menegaskan Indonesia sebagai tuan rumah akan mendapat nilai tambah besar dalam penyelenggaraan IMF-WB. Sebab sedikitnya 2.000 delegasi dari 189 negara yang hadir akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata.

"Kalau ada yang bilang hambur-hambur, saya yang penanggung jawab. Suruh ngomong ke saya. Supaya clear. Saya pertanggungjawabkan," tegasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, 20 ribu delegasi yang bakal hadir terdiri dari Gubernur Bank Sentral dan Menteri Keuangan dari 189 negara, sektor privat, NGOs, akademisi, dan media akan hadir dan memeriahkan pertemuan tahunan tersebut.

Sementara 189 negara anggota IMF meliputi Indonesia, Amerika Serikat, Inggris Raya, Uni Eropa, Mesir, India, Pakistan Jepang, Korea Selatan, Tiongkok, Australia, Lebanon, Turki, Somalia, Pantai Gading Kamerun, Kenya, Uni Emirat Arab,  Yordania, Israel, Mongolia, Vanuatu, dan lainnya.

Adapun pertemuan tersebut terdiri dari beberapa agenda yang meliputi IMF-WB Plenary Session, International Monetary and Financial Committee (IMFC) Meeting, World Bank Development Committee, Pertemuan Grup Kerjasama Ekonomi Lainnya (G-20, G-24, MENA, Commonwealth, BRICS, IIF, WEF), Pertemuan Sektor Perbankan dan Riil Lainnya, Seminar dan International Conference serta Konferensi Pers.

 


(AHL)


Komentar Menperin soal Sariwangi Pailit

Komentar Menperin soal Sariwangi Pailit

10 hours Ago

Bangkutnya PT Sariwangi Agricultural Estates Agency (Sariwangi AEA) dan anak usahanya yaitu PT …

BERITA LAINNYA