Bappenas Sebut Investasi Jadi Kunci Konsumsi Tumbuh 5%

Desi Angriani    •    Senin, 13 Nov 2017 20:13 WIB
pertumbuhan ekonomiinvestasiekonomi indonesiadaya beli masyarakat
Bappenas Sebut Investasi Jadi Kunci Konsumsi Tumbuh 5%
Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro (ANTARA FOTO/Fanny Octavianus)

Jakarta: Pertumbuhan investasi hingga September lalu mencapai 7,11 persen atau yang tertinggi sejak triwulan I-2013. Pertumbuhan tersebut didorong oleh investasi mesin dan perlengkapan, serta peralatan lainnya yang mencapai double digit yaitu masing-masing 15,18 persen dan 16,83 persen.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, tren pertumbuhan investasi di atas tujuh persen dapat mendongkrak tumbuhnya angka konsumsi hingga lima persen. Hal ini akan menjadi salah satu motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi di akhir tahun.

"Kami berharap tren pertumbuhan investasi yang tujuh persen ini bisa berlanjut. Kalau iya, konsumsi bisa kembali mendekati lima persen lagi," ujar Bambang, dalam jumpa pers di Gedung Bappenas, Menteng, Jakarta, Senin 13 November 2017.



Meski pertumbuhan konsumsi pemerintah membaik dengan didorong oleh realisasi belanja pemerintah pusat di triwulan III-2017, namun angka itu tidak cukup tinggi lantaran base 2016 yang rendah.

"Artinya realisasi belanja triwulan III masih kurang tinggi. Ada potensi pertumbuhan konsumsi pemerintah triwulan IV yang lebih tinggi," tutur dia.

Bambang meyakini ekspor yang tumbuh 17,27 persen atau double digit mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di atas 5,2 persen pada tahun-tahun mendatang. Adapun angka tersebut yang tertinggi sejak triwulan II-2011 dengan ekspor riil barang nonmigas tumbuh tertinggi dalam tujuh tahun terakhir, yaitu 20,51 persen.

"Maka ada harapan di 2018 pertumbuhan ekonomi di atas 5,2 persen. Tapi syaratnya investasi bisa bertahan di tujuh persen," tutup dia.

 


(ABD)