Sri Mulyani Optimalkan Dua Minggu Terakhir Tax Amnesty

Suci Sedya Utami    •    Selasa, 14 Mar 2017 17:27 WIB
tax amnesty
Sri Mulyani Optimalkan Dua Minggu Terakhir <i>Tax Amnesty</i>
Menkeu Sri Mulyani (FOTO: MI/MOHAMAD IRFAN)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati bakal memaksimalkan sisa waktu pelaksanaan tax amnesty atau pengampunan pajak yang tersisa 17 hari lagi.

Ani mengatakan dirinya akan terus melakukan sosialisasi dan mengimbau banyak pelaku industri untuk berpartisipasi di sisa akhir tax amnesty.

Saat ini deklarasi sudah mencapai Rp4.497 triliun dengan uang tebusan Rp105 triliun. Namun ditambah dengan bukti permulaan Rp859 miliar dan pembayaran tunggakan Rp7,23 triliun maka penerimaan yang masuk yakni Rp114 triliun.

"Kita optimalkan dua minggu ini karena bersamaan dengan penyampaian SPT orang pribadi," kata Ani ditemui di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa 14 Maret 2017.




Dalam dialog peranan sektor perikanan tangkap dalam pembangunan nasional yang digelar Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Ani juga mengimbau pada para pengusaha perikanan tangkap untuk ikut tax amnesty.

Sebab, dari data yang dimiliki DJP masih banyak pengusaha disektor tersebut yang masih belum patuh. Dari 3.910 wajib pajak di sektor tersebut, yang ikut tax amnesty yakni baru 1.697 wajib pajak dengan tebusan Rp18,6 triliun yang mana rata-rata tebusannya yakni Rp220 juta.

Dia pun menggertak bahwa jika tak ikut tax amnesty, maka mereka akan membayar dua persen selama 24 bulan atau 48 persen. Ani menegaskan tidak akan peduli lagi pada perusahaan yang selama ini bandel. Dia menegaskan akan mengejar para perusahaan yang belum patuh.

"Akan saya kejar Anda untuk tebusan, belum termasuk kurang bayar mulai 1 April. Pak Ken akan cari bukti permulaan. Makanya yang belum serahkan SPT masuk tax amnesty deh, Anda akan untung dengan tarif lima persen. Daripada kena denda 48 persen," jelas Ani.


(AHL)