Gubernur Bank Sentral EMEAP Sepakat Perkuat Ekonomi Kawasan

Eko Nordiansyah    •    Selasa, 16 May 2017 11:28 WIB
bank indonesia
Gubernur Bank Sentral EMEAP Sepakat Perkuat Ekonomi Kawasan
Gubernur Bank Sentral EMEAP ke-52 (Foto: dokumentasi BI)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur Bank Sentral EMEAP sepakat memperkuat komunikasi dan kerja sama antarbank sentral guna memperkuat ketahanan ekonomi kawasan. Kerja sama antara lain dilakukan dalam merespons ketidakpastian global jangka pendek, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan jangka menengah–panjang.

Hal ini disepakati dalam pertemuan Gubernur Bank Sentral EMEAP ke-52 di Auckland, Selandia Baru, pada 15 Mei 2017. Dalam pertemuan yang membahas perkembangan terkini ekonomi-keuangan global dan regional ekonomi tersebut, para gubernur menyambut baik prospek ekonomi yang positif dan stabilnya pasar keuangan di kawasan.

"Produktivitas menjadi kunci bagi upaya pengendalian inflasi dan pengembangan kapasitas perekonomian dalam jangka menengah," kata Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus DW Martowardojo, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Selasa 16 Mei 2017.



Dalam pemaparan tersebut, BI mendukung penuh berbagai upaya reformasi struktural yang ditempuh dalam upaya meningkatkan efisiensi dan daya saing perekonomian. BI juga berkontribusi secara aktif mendorong peningkatan produktivitas dengan konsisten menjaga stabilitas perekonomian sebagai prasyarat berlanjutnya kegiatan ekonomi yang produktif.

"Selain itu, Bank Indonesia juga menempuh berbagai inisiatif untuk meningkatkan efisiensi di pasar keuangan melalui berbagai upaya pendalaman pasar keuangan," jelas Agus.

Para gubernur mendiskusikan perkembangan Komite Stabilitas Moneter dan Keuangan atau Monetary and Financial Stability Committee (MFSC) terkait pengawasan (surveillance), kegiatan riset, dan kerangka manajemen krisis regional. Pembahasan juga meliputi peran, manfaat dan tantangan teknologi finansial (financial technology) terhadap perekonomian.


Gubernur Bank Indonesia Agus DW Martowardojo (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)

"Para gubernur sepakat agar komite dan working group EMEAP tetap melanjutkan pemantauan terhadap perkembangan financial technology," ungkap dia.

Selain itu, pertemuan mendiskusikan berbagai inisiatif kerja sama di bidang pengawasan bank, pasar keuangan, sistem pembayaran dan setelemen, serta teknologi informasi. Diskusi mencatat perkembangan positif pada ekonomi di kawasan, meskipun beberapa risiko ketidakpastian ke depan perlu terus mendapat perhatian.

EMEAP adalah forum kerja sama sebelas bank sentral dan otoritas moneter di wilayah Asia Timur dan Pasifik. Keanggotaan meliputi the Reserve Bank of Australia, the People’s Bank of China, the Hong Kong Monetary Authority, Bank Indonesia, the Bank of Japan, the Bank of Korea, Bank Negara Malaysia, the Reserve Bank of New Zealand, Bangko Sentral ng Pilipinas, the Monetary Authority of Singapore, and the Bank of Thailand.

 


(ABD)