Ekonomi Indonesia 2018 Tumbuh 5,17%

Husen Miftahudin    •    Rabu, 06 Feb 2019 12:11 WIB
pertumbuhan ekonomibpsekonomi indonesia
Ekonomi Indonesia 2018 Tumbuh 5,17%
Kepala Badan Pusat Statistik Suhariyanto - - Foto: Medcom.id/ Husen Miftahudin

Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi nasional sepanjang 2018 tumbuh 5,17 persen. Capaian itu lebih baik dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi pada 2017 yang hanya sebesar 5,07 persen.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, pertumbuhan ekonomi selama 2018 disokong beberapa sumber utama. Terbesar pada sektor industri pengolahan dengan angka kumulatif sebesar 0,91 persen.

"Disusul perdagangan yang secara kumulatif di 2018 tumbuh 0,66 persen. Kemudian konstruksi 0,61 persen, disusul pertanian 0,49 persen," ungkap Suhariyanto dalam konferensi pers Pertumbuhan Ekonomi kuartal IV-2018 di kantor pusat BPS, Jalan Dr Sutomo, Jakarta Pusat, Rabu, 6 Februari 2019.

Adapun pertumbuhan ekonomi RI pada kuartal IV-2018 mencapai 5,18 persen. Membaik bila dibandingkan dengan capaian pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal sebelumnya (quartal to quartal) sebesar 5,17 persen.

Sementara jika dibandingkan dengan kuartal IV-2017 maka capaian pertumbuhan ekonomi RI di kuartal IV-2018 tumbuh melambat. Di kuartal IV-2017, ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,19 persen.

"Angka pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV-2018 yang tumbuh 5,18 persen itu strukturnya didominasi sektor industri pengolahan yang menyumbang 19,82 persen. Kemudian perdagangan 13 persen, konstruksi 11 persen, dan pertanian 10,88 persen," beber Suhariyanto.

Suhariyanto mengklaim pertumbuhan ekonomi di kuartal IV-2018 tumbuh positif. Namun ia mengingatkan agar pemerintah terus mendongkrak sektor-sektor utama yang tumbuh dominan.

"Seluruh sektor perekonomian tumbuh positif, tapi kontribusi beberapa sektor masih kecil. Ke depan pemerintah harus menjaga sektor-sektor dominan agar tumbuh lebih tinggi sehingga pertumbuhan ekonomi dinikmati seluruh masyarakat," pungkas Suhariyanto.

 


(Des)