Ekonomi RI di Kuartal I-2019 bakal Kinclong

Husen Miftahudin    •    Rabu, 06 Feb 2019 16:13 WIB
pertumbuhan ekonomibpsekonomi indonesia
Ekonomi RI di Kuartal I-2019 bakal Kinclong
Kepala BPS Suhariyanto - - MI/ Mohamad Irfan

Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi RI selama 2018 tumbuh 5,17 persen, tertinggi sejak 2014. Sementara, pertumbuhan ekonomi di kuartal IV-2018 tercatat 5,18 persen, atau lebih baik ketimbang kuartal sebelumnya (quartal to quartal) yang hanya tumbuh 5,17 persen.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, seluruh komponen pengeluaran menyokong pertumbuhan ekonomi domestik kuartal IV-2018 (year on year). Tertinggi, pengeluaran konsumsi Lembaga Non Profit yang melayani Rumah Tangga (LNPRT) dengan andil 10,79 persen.

"Seluruh komponen tumbuh, paling tinggi adalah konsumsi LNPRT sebesar 10,79 persen. Dia tumbuh tinggi dibandingkan kuartal IV-2017 yang hanya tumbuh 5,26 persen," ujar Suhariyanto dalam konferensi pers Pertumbuhan Ekonomi di kantor pusat BPS, Jalan Dr Sutomo, Jakarta Pusat, Rabu, 6 Februari 2019.

Suhariyanto menyebut lonjakan pertumbuhan pengeluaran konsumsi LNPRT lantaran adanya gelaran pemilihan kepala daerah (pilkada) yang dilakukan secara serentak pada 2018. Alat peraga kampanye yang dilakukan oleh calon-calon kepala daerah paling menyokong pertumbuhan LNPRT.

"Ini karena pilkada serentak, caleg, dan sebagainya. Pertumbuhan-pertumbuhan pada bahan kampanye dan sebagainya itu yang menyebabkan LNPRT-nya tumbuh 10,79 persen," beber dia.

Suhariyanto memprediksi pengeluaran konsumsi LNPRT kian bersinar di kuartal I-2019. Gelaran Pemilu 2019 yang dilakukan serentak pada pertengahan April tahun ini jadi penyebab utamanya. Kondisi itu membuat pertumbuhan ekonomi di kuartal awal 2019 akan semakin membaik.

"Bisa dipastikan selama kuartal I-2019, ini akan masih bergerak karena nanti pemilihan baru dilakukan pada 17 April 2019 yang masuk pada kuartal kedua. Itu yang menyebabkan konsumsi LNPRT tumbuh," pungkas dia.

 


(Des)