Pakai Tenaga Robot, Siap-siap Kena Pajak

Nia Deviyana    •    Selasa, 08 Jan 2019 16:49 WIB
pajakrobotRevolusi Industri 4.0
Pakai Tenaga Robot, Siap-siap Kena Pajak
Menteri Keuangan Sri Mulyani. (FOTO: Medcom.id/Suci Sedya Utami)

Jakarta: Revolusi industri 4.0 yang marak dengan otomatisasi memberikan tantangan terhadap pekerja di Indonesia. Bertambahnya bidang pekerjaan yang bisa digarap dengan kecerdasan buatan, angka pekerja yang terserap kemungkinan menjadi terbatas.

Namun Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah tengah mengkaji kebijakan fiskal untuk mengenakan pajak pada perusahaan yang menggunakan tenaga robot.

"Kalau dunia ini semakin otomatisasi dan robot menjadi faktor produksi yang bisa menggantikan tenaga kerja manusia dengan cukup besar, maka yang akan muncul kebijakan fiskal. Jadi, robot yang bekerja bayar pajak penghasilan, kemudian manusia yang tidak bekerja dikasih income," ujar Ani, sapaannya saat ditemui dalam diskusi Outlook Perekonomian Indonesia 2019, di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Selasa, 8 Januari 2019.

Baca: Mempersiapkan Indonesia untuk Era Otomasi

Menurut Ani, pemberian unemployment benefit ini menjadi salah satu upaya untuk menyubsidi tenaga kerja yang tidak terserap akibat tersingkirkan oleh robot. Namun, ia mengatakan anggarannya tidak mungkin didapatkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Tidak mungkin APBN di negara manapun, mau negara maju sekalipun untuk kasih income kepada yang tidak kerja, kalau negara tidak mendapatkan revenue," tambahnya.

Masalah ini, lanjut dia, sudah menjadi pembicaraan di banyak negara sebagai antisipasi menghadapi era revolusi industri 4.0. Ke depannya, pemerintah terus mengkaji masalah ini lewat beberapa indikator seperti bagaimana kompetensi pekerja Indonesia, demografi pekerja, berapa gaji yang diterima, pajak apa saja yang akan diberlakukan, dan untuk apa pajak itu akan dimanfaaatkan.

"Kalau kita bayangkan film Robocop yang semua polisinya robot itu benar-benat kejadian di dunia nyata, lantas manusia ngapain? Ini pertanyaan fundamental yang terus dibahas dalam kebijakan publik supaya kita bisa terapkan kebijakan yang tepat," pungkasnya.

 


(AHL)


Menperin Sampaikan Kesiapan Revolusi Industri 4.0 di Swiss
World Economic Forum 2019

Menperin Sampaikan Kesiapan Revolusi Industri 4.0 di Swiss

7 hours Ago

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga menegaskan Indonesia siap menyongsong era revolusi i…

BERITA LAINNYA