Catat! Ini Daftar Barang yang Kena Kenaikan Tarif PPh 22

Eko Nordiansyah    •    Jumat, 07 Sep 2018 15:32 WIB
PPh Impor
Catat! Ini Daftar Barang yang Kena Kenaikan Tarif PPh 22
Petugas leasing memberikan penjelasan mengenai kredit barang-barang elektronik. Barang elektronik menjadi salah satu yang terkena kenaikan PPh impor. (FOTO: MI/Panca Syurkani)

Jakarta: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menerbitkan aturan kenaikan tarif Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 terhadap sejumlah barang. Dalam lampiran Peraturan Menteri Keuangan (PMK) ini, terdapat dua golongan barang yang dikenakan tarif PPh Pasal 22 sebesar 7,5 persen dan 10 persen.

Berdasarkan salinan yang diterima Medcom.id, Jumat 7 September 2018, terdapat 1.077 jenis barang yang dikenakan tarif sebesar 7,5 persen, sedangkan 672 jenis barang impor yang dikenakan tarif sebesar 10 persen.

Aturan ini tertuang dalam PMK Nomor 110 /PMK.010/2018 Tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34/PMK.010/2017 Tentang Pemungutan Pajak Penghasilan Pasal 22 Sehubungan dengan Pembayaran atas Penyerahan Barang dan Kegiatan di Bidang Impor atau Kegiayan Usaha di Bidang Lain.

Beberapa jenis barang yang tarifnya 10 persen di antaranya, kendaraan bermotor seperti mobil sport, mobil balap, gokart, All-Terrain Vehicles (ATV), ambulan, karavan, sedan, mobil jenazah, hingga van tahanan. Selain itu ada sepeda motor dan skuter motor lainnya, sepeda motor motocross, moped, dan sepeda roda dua bermotor.

Selain itu, ada pula bahan kosmetik seperti parfum dan cairan pewangi, preparat rias bibir, preparat anti jerawat, krim dan losion lainnya untuk wajah atau kulit, bubuk dan pasta untuk dental propilaksis, benang pembersih sela gigi (dental floss), hingga deodoran dan antiperspirant.

Di samping barang-barang tadi masih ada pula perlengkapan rumah, perlengkapan dapur, elektronik seperti dispenser air, microwave oven, telepon untuk jaringan seluler atau untuk jaringan tanpa kabel lainnya, compact disc player, dan Digital Single Lens Reflex (DSLR) yang dikenakan tarif PPh 22 sebesar 10 persen.

Sedangkan untuk yang dikenakan tarif 7,5 persen di antaranya makanan jadi dalam kemasan, produk-produk minuman, produk tekstil, pakaian bekas, patung atau barang pajangan lainnya, barang elektronik seperti rice cooker, pembuat kopi atau teh, dan pemanggang roti, serta perlengkapan kamar mandi.

Selain itu ada daftar impor barang berupa kedelai, gandum, dan tepung terigu yang juga diatur dalam PMK ini. Barang-barang ini dikenakan pungutan PPh Pasal 22 sebesar 0,5 persen, misalnya saja biji gandum tanpa cangkang.

 


(AHL)