Darmin Memungkinkan Pelonggaran Batas Defisit Anggaran Lebih dari 3%

Suci Sedya Utami    •    Senin, 10 Jul 2017 22:48 WIB
defisit anggaran
Darmin Memungkinkan Pelonggaran Batas Defisit Anggaran Lebih dari 3%
Menko Perekonomian Darmin Nasution. MI/PANCA SYURKANI

Metrotvnews.com, Jakarta: Menko Perekonomian Darmin Nasution menilai kini waktu yang pas untuk merembukkan penyesuaian batas defisit anggaran yang lebih longgar dari posisi saat ini yakni tiga persen.

Hal tersebut disampaikan Darmin dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat. Darmin mengatakan defisit yang dibatasi tak boleh melebihi tiga persen membuat patokan bagi pemerintah dalam berutang. Sehingga, kata Darmin, bisa dibilang rasio utang Indonesia terhadap produk domestik bruto (PDB) saat ini terbilang rendah dibanding negara lain.

Namun, hal itu pula yang membuat pemerintah kesulitan untuk membangun infrastruktur di kala penerimaan pajak tak bisa terpenuhi. Padahal, infrastruktur Indonesia sudah sangat tertinggal. Jikalau tidak dibangun, maka Indonesia tidak akan bisa mengejar ketertinggalan dengan negara lain.

"Barangkali tema yang lebih besar terkait ini apakah kita memilih menganut rasio utang terhadap PDB yang tidak boleh naik, tapi bangun infrastruktur minim atau sebaliknya. Pilihannya itu," kata Darmin, Senin 10 Juli 2017.

Mantan Gubernur Bank Indonesia ini mencontohkan India, batas defisit anggarannya yakni lima persen. Dia bilang, kondisinya saat ini tak separah pada saat usai krisis keuangan sehingga defisit dibatasi tiga persen agar tak kebablasan.

Dia bilang, selama enam hingga tujuh tahun terakir, Indonesia sudah dianggap sembuh dari krisis. Apalagi sejak tahun lalu, realisasi APBN sudah lebih baik dibanding sebelumnya. Oleh karena dia mendorong agar ada pembahasan lebih lanjut mengenai pelonggaran defisit, meski tidak harus diterapkan tahun ini.

"Kapan saatnya dibicarakan? Ya makanya marilah kira dorong supaya ada forumnya, dibicarakan agar tahu caranya gimana. Tapi bukan kita yang inisiasi. Kalau pemerintah yang inisiasi pasti dianggapnya macam-macam," tutur Darmin.

Lebih jauh mengenai ideal tingkat pelonggaran defisit, lanjut Darmin, sangat tergantung dari pembahasan dan kesepakatan bersama anggota dewan.


(SAW)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

3 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA