Perjalanan Karier Robert Pakpahan hingga jadi Dirjen Pajak

Suci Sedya Utami    •    Kamis, 30 Nov 2017 20:03 WIB
kementerian keuanganditjen pajak
Perjalanan Karier Robert Pakpahan hingga jadi Dirjen Pajak
Robert Pakpahan (kiri) menggantikan Ken Dwijugiasteadi (kanan). (FOTO: Dokumentasi Humas Pajak)

Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menunjuk Robert Pakpahan sebagai Dirjen Pajak. Penunjukan tersebut atas usulan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Robert merupakan sosok yang tidak asing untuk Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Sebelum menjabat sebagai Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (PPR), Robert terlebih dahulu pernah ditempatkan sebagai Tenaga Pengkaji bidang Ekstensifikasi dan Intensifikasi Pajak pada 2003 hingga 2005.

Setelah itu, pria yang lahir pada 20 Oktober 1959 ini diangkat menjadi Direktur Potensi dan Sistem Perpajakan hingga 2006, dan ditugaskan sebagai Direktur Transformasi Proses Bisnis DJP.

Pada 2011, dirinya dilantik menjadi Staf Ahli bidang Penerimaan Negara dan pada 2013 dipercaya menjabat sebagai Direktur Jenderal Pengelolaan Utang yang sekarang berganti nama menjadi Dirjen PPR.

Robert merupakan lulusan Diploma III Keuangan Spesialisasi Akuntansi Sekolah Tinggai Akuntansi Negara pada 1981. Dirinya melanjutkan pendidikan Diploma IV STAN yang sama pada 1985 hingga 1987. Robert meraih Gelar Doctor of Philosophy in Economics dari University of North Carolina at Chapel Hill, USA pada 1998.

Robert ditunjuk Jokowi menjadi Dirjen Pajak atas usulan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan penggodokan di tim penilai akhir (TPA). Setelah mendapat ketetapan dari Presiden, Sri Mulyani langsung melantik Robert, Kamis 30 November 2017, pukul 19.00 di Aula Mezzanine, Gedung Juanda I, Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat.

Adapun pengganti Robert sebagai Dirjen PPR yakni Lucky Alfirman yang sebelumnya menjabat sebagai Plt Kepala Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

 


(AHL)