Sembilan Bulan, Serapan Belanja Pemerintah Capai 59%

Suci Sedya Utami    •    Rabu, 12 Oct 2016 19:40 WIB
Sembilan Bulan, Serapan Belanja Pemerintah Capai 59%
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. ANT/Widodo S Jusuf.

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Keuangan mencatat selama sembilan bulan yakni hingga 30 September, serapan belanja pemerintah pusat baru mencapai Rp767,7 triliun atau hampir 59 persen dari pagu dalam APBNP 2016 Rp1.306,7 triliun.

Dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan capaian tersebut bukan karena Pemerintah sengaja menunda belanja.

"Enggak ngerem sebetulnya, kan ada penyesuaian belanja Rp65 triliun. Beberapa pengeluaran yang memang dipotong ya dikeluarin," kata Ani  di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (12/10/2016).

Dirinya merinci, untuk serapan belanja kementerian dan lembaga (K/L) Rp428,6 triliun dari Rp767,8 triliun. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan serapan pada periode yang sama tahun lalu.

"Ini kalau dibandingkan realisasi belanja September tahun lalu lebih tinggi. Tahun lalu 55,8 persen," ujar mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini.

Sementara untuk transfer daerah dan dana desa diakui Ani lebih rendah dibanding periode yang sama tahun lalu, saat ini baru terserap Rp537,8 triliun dari pagu Rp776,3 triliun.

Hal tersebut, kata Ani dikarenakan adanya penundaan anggaran ke daerah selama empat bulan, sehingga kinerja transfer daerah bisa lebih rendah dari tahun lalu.

"Itu bisa dimengerti untuk transfer daerah termasuk Dana Alokasi Umum yang kita tunda ke 139 daerah," ujar dia.

Sehingga ketika ditotal, serapan belanja negara sudah mencapaiRp1.305,5 triliun dari pagu anggaran yang totalnya mencapai Rp2.082,9 triliun.
(SAW)