Rupiah Terdepresiasi terhadap Dua Mata Uang Asing selama Mei 2017

Eko Nordiansyah    •    Kamis, 15 Jun 2017 15:11 WIB
rupiahbps
Rupiah Terdepresiasi terhadap Dua Mata Uang Asing selama Mei 2017
Ilustrasi. (FOTO: MI/Atet Dwi Pramadia)

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rupiah mengalami depresiasi selama Mei 2017 terhadap dua mata uang uang asing, yaitu dolar Amerika Serikat (AS) dan euro. Bahkan depresiasi terhadap euro merupakan yang paling tinggi dibandingkan mata uang lainnya.

"Rupiah terdepresiasi 2,71 persen terhadap euro pada Mei 2017. Level terendah rata-rata nasional kurs tengah eceran rupiah terhadap euro terjadi pada minggu keempat Mei 2017 yang mencapai Rp14.854,91 per euro," kata Deputi Bidan Statistik Sosial BPS Sairi Hasbullah, di Kantor Pusat BPS, Jakarta Pusat, Kamis 15 Juni 2017.

Selain itu, rupiah juga terdepresiasi sebesar 0,26 persen terhadap dolar AS pada Mei 2017. Level terendah rata-rata nasional kurs tengah eceran rupiah terhadap dolar Amerika terjadi pada minggu kedua Mei 2017 yang mencapai Rp13.319,55 per dolar Amerika.

Menurut provinsi, level terendah kurs tengah terjadi di Provinsi Sumatera Utara yang mencapai Rp14.999,17 per euro pada minggu kelima Mei 2017. Selain itu, level terendah kurs tengah terjadi di Provinsi Sulawesi Tengah yang mencapai Rp13.381,84 per dolar Amerika pada minggu kedua Mei 2017.

Rupiah terapresiasi 0,86 persen terhadap dolar Australia pada Mei 2017. Level tertinggi rata-rata nasional kurs tengah eceran rupiah terhadap dolar Australia terjadi pada minggu kedua Mei 2017 yang mencapai Rp9.820,18 per dolar Australia. Sedangkan menurut provinsi, level tertinggi kurs tengah terjadi di Provinsi Papua yang mencapai Rp9.645,13 per dolar Australia pada minggu kedua Mei 2017.

Selanjutnya, rupiah terapresiasi 0,08 persen terhadap yen Jepang pada Mei 2017. Level tertinggi rata-rata nasional kurs tengah eceran rupiah terhadap yen Jepang terjadi pada minggu kedua Mei 2017 yang mencapai Rp116,91 per yen Jepang. Sedangkan menurut provinsi, level tertinggi kurs tengah terjadi di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang mencapai Rp110,50 per yen Jepang pada minggu kedua Mei 2017.


(AHL)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

5 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA