WP akan Serbu Kantor Pajak di Akhir Periode Amnesti Pajak

Suci Sedya Utami    •    Jumat, 17 Mar 2017 15:00 WIB
tax amnesty
WP akan Serbu Kantor Pajak di Akhir Periode Amnesti Pajak
Petugas melayani pelaporan dari wajib pajak di Kantor Pelayanan Pajak (ANTARA FOTO/Irfan Anshori)

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) meyakini wajib pajak akan kembali menyerbu kantor pajak di akhir periode amnesti pajak. Keyakinan ini lantaran masih banyak pihak yang berminat untuk ikut program tersebut.

Direktur Penyuluhan Pelayanan dan Hubungan Masyarakat DJP Kemenkeu Hestu Yoga Saksama menyatakan pihaknya siap untuk menghadapi serbuan para wajib pajak di masa akhir penerapan amnesti pajak pada 31 Desember 2017.

"Sepertinya begitu (WP akan menyerbu kantor pajak di akhir periode amnesti pajak). Yang sudah-sudah menumpuk di akhir. Kita pun sudah siap," tegas Hestu, di Kantor Pusat DJP Kemenkeu, Jakarta Pusat, Jumat 17 Maret 2017.

Dirinya mengklaim masih banyak wajib pajak yang berminat untuk ikut program pengampunan tersebut. Minat itu tidak hanya datang dari wajib pajak UMKM, tapi juga pengusaha besar. Dia memperkirakan, menjelang akhir periode maka wajib pajak yang ikut serta program amnesti pajak akan lumayan meningkat.

"Masih ada (pengusaha besar yang ikut), nanti kita lihat saja," ujar dia.

Di sisa waktu dua minggu ini, DJP Kemenkeu masih terus melakukan sosialisasi mengenai program amnesti pajak dengan menggandeng sejumlah bank yang tergabung dalam Himpunan Bank-Bank Negara (Himbara) di beberapa daerah.

Berdasarkan statistik amnesti pajak hingga pukul 14.40 WIB, deklarasi harta yang masuk sudah mencapai Rp4.526 triliun. Deklarasi ini hanya bertambah Rp230 triliun dari akhir periode II yang dideklarasikan hingga Rp4.296 triliun. Sementara untuk uang tebusan tercatat Rp107 triliun. Tebusan ini hanya bertambah Rp4 triliun dari akhir periode II yakni Rp103 triliun.


(ABD)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

4 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA