Darmin Ungkap Penyebab Defisit Neraca Dagang 2018

Eko Nordiansyah    •    Rabu, 16 Jan 2019 07:20 WIB
neraca perdagangan indonesia
Darmin Ungkap Penyebab Defisit Neraca Dagang 2018
Menko Perekonomian Darmin Nasution (MI/PANCA SYURKANI)

Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengungkapkan penyebab terjadinya defisit neraca perdagangan selama 2018. Adapun kinerja sektor migas yang negatif adalah penyebab utama aktivitas ekspor-impor Indonesia tahun lalu mengalami defisit.

"Neraca migasnya defisitnya naik terus," kata Darmin, di Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Selasa, 15 Januari 2019.

Menurut dia bukan suatu hal yang mudah bagi pemerintah mengendalikan defisit neraca migas karena kebutuhan impor migas Indonesia yang tinggi. Sementara surplus nonmigas tidak mampu mengimbangi defisit sektor migas.

"Di 2017 lalu, surplus nonmigas masih melebihi defisit migas. Sehingga tahun lalu total neraca perdagangannya masih surplus. Kalau yang 2018 ini surplus nonmigasnya sudah tidak bisa mengimbangi," jelas dia.

Dirinya mengakui kebijakan yang diambil pemerintah dalam mengurangi defisit migas belum menunjukkan hasil. Padahal salah satu kebijakan yang diharapkan mengurangi ketergantungan impor migas nasional adalah kewajiban penggunaan biodiesel 20 persen (B20).

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan defisit pada defisit neraca perdagangan 2018 mencapai USD8,57 miliar. Defisit disebabkan oleh ekspor yang hanya USD180,06 miliar, sementara impornya mencapai USD188,63 miliar.

Laporan defisit neraca perdagangan 2018 menjadi yang terdalam dalam kurun lima tahun terakhir. Bahkan, neraca dagang sejak 2015, 2016, hingga 2017 pernah mencetak nilai surplus masing-masing USD7,67 miliar, USD9,48 miliar dan USD11,84 miliar.


(ABD)


PPN Avtur Indonesia Sudah Kompetitif

PPN Avtur Indonesia Sudah Kompetitif

2 days Ago

Perlakuan pengenaan pajak pendapatan nilai (PPN) untuk avtur bagi penerbangan domestik di Indon…

BERITA LAINNYA