Pesta Demokrasi tak Mengganggu Pertumbuhan Ekonomi

Kautsar Widya Prabowo    •    Kamis, 12 Apr 2018 13:10 WIB
bank duniapertumbuhan ekonomi
Pesta Demokrasi tak Mengganggu Pertumbuhan Ekonomi
Senior Economist Bank Dunia untuk Indonesia Derek Chen (paling kanan). (FOTO: Medcom.id/Kautsar)

Jakarta: Bank Dunia memproyeksikan pesta demokrasi di Indonesia yang terjadi pada 2018 dan 2019 tidak terlalu mengacaukan kegiatan ekonomi. Investasi dinilai akan tumbuh setelah hajatan pesta demokrasi tersebut.

Senior Economist Bank Dunia untuk Indonesia Derek Chen mengungkapkan banyak investor yang menahan untuk berinvestasi di Indonesi hingga tahun politik usai.

"Kami memperkirakan pemilu tidak akan mengacaukan kegiatan ekonomi. Sekarang investor sedang menunggu tahun politik selesai dan berasumsi, enggak terlalu terkejut dengan hasil pemilu," ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis, 12 April 2018.

Ia menambahkan pesta demokrasi justru akan meningkatkan daya beli masyarakat. Selain itu Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2018 mencapai 5,3 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan 2017 yang mencapai 5,1 persen. Ini berpotensi meningkatkan investasi di Indonesia.

"Sangat kuat (investasi ke Indonesia), jadi hal tersebut dapat meningkatkan investasi. Kita prediksi Indonesia pada 2018 itu 5,3 persen, naik dari 5,1 persen di 2017," tuturnya.

Di sisi lain pihaknya memperkirakan pertumbuhan negara-negara berkembang di Asia Timur dan Pasifik akan tetap stabil pada 2018 sebesar 5,4 persen.

 


(AHL)