BI tak Khawatir Pelemahan Rupiah karena Indonesia dalam Kondisi Baik

Eko Nordiansyah    •    Jumat, 09 Mar 2018 17:38 WIB
bank indonesiakurs rupiah
BI tak Khawatir Pelemahan Rupiah karena Indonesia dalam Kondisi Baik
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo. (FOTO: Medcom.id/Eko Nordiansyah)

Jakarta: Bank Indonesia (BI) menilai tak perlu khawatir dengan pelemahan rupiah yang terjadi belakangan ini. Apalagi kondisi di Indonesia dalam keadaan baik sehingga mampu mengurangi dampak pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan BI akan menjaga rupiah sesuai dengan fundamentalnya. Jika terjadi volatilitas atau fluktuasi rupiah maka bank sentral akan mengintervensi pasar keuangan.

"Sekarang ini kondisi Indonesia dalam keadaan baik dan reputasi RI sebagai negara yang melakukan reform dan bisa menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan akan terus terjaga," kata dia di Kompleks Perkantoran BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat, 9 Maret 2018.

Dirinya menambahkan BI bersama pemerintah berupaya menjaga stabilitas makro ekonomi dan stabilitas sistem keuangan. Dengan kondisi yang terjaga seperti sekarang ini maka diyakini pemulihan ekonomi akan tetap berlanjut.

"Reform pemerintah dan makro ekonomi yang terjaga di dukung rating RI, bahkan pengumuman Bloomberg Index, ekonomi Indonesia akan baik dan kami yakini 5,1 sampai 5,5 persen di 2018," jelas dia.

Tak hanya itu, BI memandang inflasi tahun ini akan sesuai target yang ditetapkan. Bank sentral menargetkan inflasi pada kisaran 3,5 persen plus minus satu persen sepanjang 2018.

"Ini kondisi yang baik. Ini didukung fundamental ekonomi yang lain. Inflasi selama tiga tahun with in target (sesuai target). Kita melihat di 2018 ini inflasi juga terjaga berakhir Februari 3,18 persen di bawah 3,5 persen," pungkasnya.

 


(AHL)


Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

1 day Ago

Keputusan pemerintah melebur BP Batam ke Pemerintah Kota Batam mendapat respons dan tanggapan b…

BERITA LAINNYA