Kalbar Buka Diri ke Amerika untuk Berinvestasi

Agung Widura    •    Rabu, 12 Jul 2017 10:13 WIB
investasi asing
Kalbar Buka Diri ke Amerika untuk Berinvestasi
Duta Besar AS Joseph R. Donovan Jr (Tengah) saat menerima jamuan makan malam wakil gubernur Kalbar (kanan). (MTVN/Agung Widura)

Metrotvnews.com, Pontianak: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar) membuka diri kepada Amerika Serikat (AS) untuk dapat berinvestasi di provinsi tersebut.

Pemprov Kalbar pun terbuka terhadap AS untuk berinvestasi di bidang kebudayaan, pariwisata, dan kesehatan, mengingat semakin tingginya wisatawan negari Paman Sam itu yang berkunjung ke Kalbar.

Wakil Gubernur Kalbar Christiandy Sanjaya mengungkapkan Pemprov Kalbar akan terus membuka peluang-peluang investasi dari berbagai sektor baik sumber daya alam, pariwisata, hingga kesehatan.

"Untuk investasi, kita sangat terbuka untuk siapa saja. Kalau mereka (investor dari Amerika) mau, kita siap menerimanya," tutur Christiandy Sanjaya saat menerima jamuan makan malam Duta Besar Amerika Joseph R. Donovan Jr di Pendopo Gubernur, Selasa malam 11 Juli 2017.


Duta Besar AS Joseph R. Donovan Jr (kiri), saat menerima jamuan makan malam wakil gubernur Kalbar. (MTVN/Agung Widura)

Dia mengatakan, Pemprov Kalbar sebelumnya telah menjalin kerja sama pendidikan dengan Amerika melalui USAID dan Universitas Tanjungpura.

Donovan menambahkan, Amerika Serikat dan Kalimantan Barat memiliki sejarah yang panjang dan kehadirannya untuk semakin menguatkan kerja sama yang telah terjalin.

"Ini merupakan kunjungan pertama kali saya di Pontianak dan Pulau Kalimantan. Jadi saat ini saya hanya ingin melihat dan menyimak saja," katanya.

Selama di Kalbar dua hari ini, Donovan akan berkunjung ke American Corner di Universitas Tanjungpura Pontianak yang merupakan American Corner paling aktif se-Indonesia.


(AHL)

<i>Tender Offer</i> Persero dan <i>Holding</i> BUMN

Tender Offer Persero dan Holding BUMN

13 hours Ago

PRESIDEN Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2017 tentang Pena…

BERITA LAINNYA