Industri Besar dan Menengah Mamin Lebih Tahan Pelemahan Rupiah

   •    Kamis, 04 Oct 2018 15:41 WIB
kurs rupiah
Industri Besar dan Menengah Mamin Lebih Tahan Pelemahan Rupiah
Produk Industri Mamin. DOk : AFP.

Jakarta: Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dam Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi Lukman mengungkapkan saat ini bagi industri menengah dan besar masih mencoba bertahan dengan segala daya yang mereka miliki. Berbeda dengan industri kecil, industri menengah dan besar lebih memiliki ketahanan karena menerapkan strategi jangka panjang.

"Kami berusaha untuk belum menaikkan harga dengan harapan penjualan tidak menurun. Kalau dipaksa menaikkan harga, nanti penjualan menurun, itu malah jadi lebih berat. Jadi untuk sementara margin tergerus tidak apa-apa," ucapnya dikutip dari Media Indonesia, Kamis, 4 Oktober 2018.

Namun, jika kondisi tidak kunjung mengalami perbaikan, ia mengatakan mau tidak mau industri besar akan mengambil keputusan sulit yakni melakukan eskalasi harga jual produk mamin.

"Jika terus seperti ini, tahun depan pasti banyak yang akan melakukan penyesuaian harga," lanjutnya.

Keputusan untuk tidak menaikkan harga juga diambil karena lantaran saat ini sudah memasuki akhir tahun. Adhi mengatakan mereka bisa merelakan sisa tahun ini dengan margin keuntugan yang tipis.

"Ini memang masa-masa tanggung karena akhir tahun. Sulit kalau menaikkan harga langsung. Terlebih, dengan ritel, kita perlu waktu untuk pemberitahuan kalau mau menaikkan harga. Tidak bisa langsung," pungkas dia.


(SAW)


Komentar Menperin soal Sariwangi Pailit

Komentar Menperin soal Sariwangi Pailit

18 hours Ago

Bangkutnya PT Sariwangi Agricultural Estates Agency (Sariwangi AEA) dan anak usahanya yaitu PT …

BERITA LAINNYA