Antisipasi The Fed

Pemerintah Terbitkan Obligasi Valas di Semester I-2017

Eko Nordiansyah    •    Senin, 20 Mar 2017 13:49 WIB
surat utangobligasi
Pemerintah Terbitkan Obligasi Valas di Semester I-2017
Gedung Kementerian Keuangan (Foto: dokumentasi Setkab)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berencana memajukan jadwal penerbitan obligasi valuta asing (valas). Setidaknya hal ini akan dilakukan pada semester I-2017 atau lebih awal dari yang biasanya yang baru diterbitkan pada semester II.

Direktur Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko (DJPRR) Kemenkeu Loto S Ginting mengatakan, perubahan ini seiring dengan rencana bank sentral Amerika Serikat yakni the Fed yang akan menaikkan tingkat suku bunganya hingga tiga kali di sepanjang tahun ini.

"Kita waktu kemarin memang ekspektasi dua kali (kenaikan suku bunga oleh the Fed) dan kita sudah coba kalau bisa akan dilakukan. (Obligasi) valas di semester I-2017 kita rencanakan bisa diselesaikan," ujarnya, ketika ditemui di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin 20 Maret 2017.

Dirinya menambahkan, the Fed memang telah menaikkan tingkat suku bunganya sebesar 25 basis poin (bps). Namun demikian, kenaikan Fed Fund Rate (FFR) justru membuat tingkat imbal hasil pada Surat Berharga Negara (SBN) turun.

"Pokoknya yang tersisa saat ini adalah yang sudah selesai kan conventional global bonds, yang tersisa dari sisi instrumen adalah global sukuk US dolar, global euro sama samurai bonds. Sisanya kita rencanakan bisa di semester I, kalau semuanya lancar," jelas dia.

Untuk itu, pemerintah baru akan menerbitkan obligasi konvensional pada tahun depan kecuali jika ada pre funding. Sayangnya pemerintah tetap akan memperhitungkan berbagai risiko yang ada khususnya dari global.

"Ya risiko-risiko ini kan ya masih di global kan. Baik geopolitik (di Eropa), perlambatan Tiongkok, seperti begitu masih jadi salah satu risiko yang turut diperhitungkan," pungkas Loto.

 


(ABD)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

5 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA