BI: Cadangan Devisa Merangkak Naik ke USD129,4 Miliar

Desi Angriani    •    Jumat, 06 Oct 2017 17:40 WIB
cadangan devisa
BI: Cadangan Devisa Merangkak Naik ke USD129,4 Miliar
Ilustrasi. (FOTO: MI/Rommy Pujianto)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa Indonesia di akhir September 2017 terus merangkak naik menjadi USD129,4 miliar. Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan posisi akhir Agustus 2017 yang sebesar USD128,8 miliar.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Agusman mengatakan peningkatan tersebut terutama dipengaruhi oleh penerimaan devisa yang berasal dari penerimaan pajak dan devisa hasil ekspor migas bagian pemerintah, penarikan pinjaman luar negeri pemerintah, serta hasil lelang Surat Berharga Bank Indonesia (SBBI) valas.

"Penerimaan devisa tersebut melampaui kebutuhan devisa terutama untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah dan SBBI valas jatuh tempo," ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat 6 Oktober 2017.

Agusman menuturkan posisi cadangan devisa pada akhir September 2017 tersebut cukup untuk membiayai 8,9 bulan impor atau 8,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.

"Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal dan menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan," tutup dia.

Sebelumnya, cadangan devisa Indonesia pada Agustus 2017 tercatat USD128,8 miliar atau lebih tinggi dibandingkan posisi akhir Juli 2017 yang hanya USD127,8 miliar. Posisi cadangan devisa pada periode tersebut terus mencatatkan sejarah tertinggi.


(AHL)