Menkeu Sebut Kondisi Indonesia Kini Berbeda saat Kena Krisis Keuangan Asia

Suci Sedya Utami    •    Selasa, 20 Jun 2017 16:39 WIB
ekonomi indonesia
Menkeu Sebut Kondisi Indonesia Kini Berbeda saat Kena Krisis Keuangan Asia
Menteri Keuangan Sri Mulyani. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay.

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan kondisi Indonesia saat ini sangat berbeda dengan saat kejadian krisis keuangan Asia pada 2008 silam.

Ani mengatakan, perbedaanya terletak pada sisi managemen makro ekonominya. Pergerakan kurs Rupiah saat ini tidak mengambang seperti saat krisis sehingga kondisi saat ini tak membuat distorsi bagi perusahaan atau instusi keuangan. Dia bilang sekarang makro ekonomi Indonesia relatif kuat.

"Fiscal policy kita eksplisit, bisa menentukan berapa defisit jadi bisa tracking berapa risiko untuk pinjaman jangka pendek, bisa tracking dari perusahaan, pemerintah dan LJK, berapa banyak sebenarnya tekanan dari utang," kata Ani dalam acara buka puasa bersama media di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin malam 19 Juni 2017.

Lalu, perbedaan tata kelola dan laporan transparansi. Kala itu, laporan keuangan di lembaga jasa keuangan dapat disalahgunakan oleh direkur atau kroni pengusaha. Sekarang dari tata kelola dia bilang potensi itu sangat kecil terjadi.

"Termasuk dalam hal tracking risk yang datang dari risiko NPL. Itu memang harus diakui secara legal," ujar Ani.

Dia mengatakan, saat ini tata kelola di sektor keuangan menjadi lebih bail. Regulator seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) telah memiliki kredibilitas dan pengalaman yang lebih banyak untuk melakukan pengawasan.

"Pemerintah kita selalu membuka (transparan), bank sentral juga sehat, Kita semua membuatnya lebih hati-hati untuk selalu mendeteksi kerentanan sektor keuangan," jelas Ani.


(SAW)

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

3 days Ago

Federal Reserve AS atau bank sentral AS pada akhir pertemuan kebijakan dua harinya pada Rabu wa…

BERITA LAINNYA