Wapres JK: Pengakuan Trump atas Yerusalem Berefek Tidak Langsung ke Ekonomi RI

Desi Angriani    •    Jumat, 08 Dec 2017 12:10 WIB
indonesia-asekonomi indonesia
Wapres JK: Pengakuan Trump atas Yerusalem Berefek Tidak Langsung ke Ekonomi RI
Wapres AS Jusuf Kalla (kiri). (MTVN/Desi Angriani)

Jakarta: Kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel akan memberikan dampak secara tidak langsung terhadap perekonomian Indonesia.

"Tentu ada efek tidak langsung kemudian ke perekonomian Indonesia," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla seusai memberikan penghargaan Paramakarya 2017 di ruang Serba Guna, Kementerian Ketenagakerjaan RI, Jumat, 8 Desember 2017.

Wapres menuturkan konflik yang terjadi atas pernyataan Trump bisa membuat harga minyak mentah naik dalam tempo singkat. Begitu pula sektor perdagangan akan terkena imbas di kemudian hari.

"Ya tentu ada saja tapi tidak secara langsung, kalau konflik lagi tentu harga minyak naik atau perdagangan menurun," ungkapnya.

JK pun mengecam tindakan Presiden negara Paman Sam tersebut yang justru memperkeruh geopolitik di Timur Tengah. Kecaman tersebut juga disampaikan JK dalam pertemuannnya dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani pagi tadi.

"Tentu semua menyesalkan dan mengutuk itu," imbuh dia.

Presiden AS Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada Rabu, 6 Desember 2017. Trump pun mengumumkan rencananya untuk memindahkan Kedutaan Besar AS di sana.

"Hari ini akhirnya kami menyadari hal yang nyata. Bahwa Yerusalem adalah Ibu Kota Israel. Ini tidak lebih dari sekadar pengakuan akan kenyataan dan tepat dilakukan," kata Trump di Gedung Putih seperti dilansir CNN, Kamis, 7 Desember 2017.

Keputusan Trump berbalik dengan kebijakan luar negeri AS yang menolak pengakuan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel sebelum konflik Israel-Palestina dapat diselesaikan.

 


(AHL)

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

1 day Ago

Federal Reserve AS atau bank sentral AS pada akhir pertemuan kebijakan dua harinya pada Rabu wa…

BERITA LAINNYA