LPS Prediksi Suku Bunga AS Rendah hingga Akhir 2017

Desi Angriani    •    Kamis, 14 Sep 2017 21:00 WIB
suku bunga
 LPS Prediksi Suku Bunga AS Rendah hingga Akhir 2017
Lembaga Penjamin Simpanan (MI/Himanda Amrullah).

Metrotvnews.com, Jakarta: Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)   meramalkan Bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve atau the Fed bakal mempertahankan kebijakan suku bunga rendah hingga akhir 2017. Fed Fund Rate (FFR) diprediksi hanya naik dua kali tahun ini karena pertumbuhan ekonomi dan inflasi di negeri Paman Sam itu masih lamban.

"Bukan belum jelas atau simpang siur tapi saya rasa perkembangan suku bunga luar negeri akan tetap rendah," kata Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Halim Alamsyah kepada Metrotvnews.com di Kantor LPS, Kawasan SCBD, Jakarta, Kamis 14 September 2017.

Halim menuturkan rendahnya suku bunga AS akan memberikan dampak cukup luas terhadap pasar uang dan pasar saham di Indonesia. Menurutnya, Indonesia masih menjadi daya tarik bagi investor asing karena tingginya konsumsi dan kondisi politik yang stabil.

Selain itu, Indonesia juga telah mendapatkan investment grade serta berbagai kebijakan yang mempermudah investasi telah diluncurkan pemerintah. 

"Suku bunga luar negeri akan tetap rendah bagi kita cukup bagus indonesia sebagai tempat yang masih menarik untuk investasi," tutur dia.

Berdasarkan data Departemen tenaga Kerja AS, tingkat pertumbuhan rata-rata pendapatan per jam turun menjadi 2,5 persen di bulan Mei dari 2,8 persen di bulan Februari saat pengangguran turun menjadi 4,3 persen. 

Selain itu, angka inflasi inti The Fed yang tidak termasuk komponen makanan dan energy turun menjadi 1,5 persen pada April (year-on-year/yoy) dari 1,8 persen di Februari.



(SAW)