Aliran Dana Stanchart Rp18,9 Triliun ke Singapura Milik 81 Nasabah WNI

Suci Sedya Utami    •    Senin, 09 Oct 2017 23:16 WIB
standard chartered
Aliran Dana Stanchart Rp18,9 Triliun ke Singapura Milik 81 Nasabah WNI
Direktur Jenderal Pajak Ken Dwijugiasteadi. (ANT/Reno Esnir).

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menyatakan aliran dana nasabah Indonesia sebesar USD1,4 miliar (Rp18,9 triliun) dari Guernsey ke Singapura melalui Standard Chartered Plc bukan hanya dilakukan oleh satu pihak.

Dalam konferensi pers, Senin 9 Oktober 2017, Direktur Jenderal Pajak Ken Dwijugiasteadi mengatakan dana tersebut dimiliki oleh 81 nasabah Indonesia.

"Jadi bukan seorang nasabah ya. Tapi nasabah-nasabah-nasabah," kata Ken di kantor pusat Ditjen Pajak, Gatot Soebroto, Jakarta Selatan.

Ken mengatakan, dari 82 orang, sebanyak 62 orang sudah mengikuti program tax amnesty atau pengampunan pajak. Namun demikian, kata Ken, pihaknya masih terus melakukan pendalaman untuk memeriksa keseluruhan nasabah tersebut.

Dia bilang, bisa saja dalam pendalaman nantinya didapati lebih dari 62 orang yang ikut tax amnesty. Selain itu, dalam pendalaman nanti juga akan dibuktikan bahwa apakah yang sudah ikut tax amnesty benar-benar mendeklarasikan seluruh hartanya atau tidak.

"Kita lakukan pendalaman  mencocokkannya dengan SPT ataupun laporan hasil analisis (LHA) PPATK," jelas dia.


 


(SAW)