BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I-2018 di Bawah 5,19%

Eko Nordiansyah    •    Rabu, 14 Mar 2018 06:18 WIB
pertumbuhan ekonomibank indonesia
BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I-2018 di Bawah 5,19%
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo -- Foto: Medcom.id/Eko Nordiansyah

Jakarta: Bank Indonesia (BI) memprediksi ekonomi nasional pada kuartal I-2018 tumbuh lebih rendah dari angka pertumbuhan ekonomi pada akhir 2017. Tercatat, ekonomi kuartal IV-2017 tumbuh sebesar 5,19 persen.

Namun Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan, pertumbuhan ekonomi pada awal tahun ini akan lebih baik jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Pada kuartal I-2017, pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat hanya sebesar 5,01 persen.

"Kalau BI lihat pertumbuhan di kuartal I itu akan lebih baik dibandingkan kuartal I 2017 tapi tingginya tidak setinggi kuartal IV 2017. Jadi kuartal I lebih rendah dibanding kuartal IV 2017," kata dia di Gedung Kementerian Keuangan, Jalan Dr Wahidin Raya, Jakarta, Selasa 13 Maret 2018.

Dirinya menambahkan, salah satu penyebab rendahnya pertumbuhan ekonomi kuartal I-2018 karena tingginya impor bahan baku. Bahkan impor bahan baku di awal tahun ini akan membuat neraca perdangan kembali defisit meski tidak sebesar Januari lalu.

"Kita lihat itu di kontribusi impor adalah bahan baku, itu menunjukan produksi di 2018 akan meningkat. Kami sudah jelaskan bahwa diperkirakan bulan Febuari itu neraca perdagangan masih akan defisit tapi tidak sebesar di bulan Januari," jelas dia.

Sementara itu, konsumsi rumah tangga diprediksi membaik dibanding dengan tren konsumsi tahunan di kuartal I-2018. Penyebabnya adalah sudah disalurkannya dana desa untuk tahap awal di Februari 2018 mencapai Rp2,92 triliun atau 24,4 persen dari pagu tahap awal sebesar Rp12 triliun.

"Dana desa kalau ditambah bantuan sosial dari pemerintah itu akan menjaga kontribusi konsumsi rumah tangga untuk pertumbuhan ekonomi tahun ini. Jadi secara umum sumber pertumbuhan kita di 2018 ada di investasi, ekspor, dan juga konsumsi," pungkasnya.


(Des)