Bank Dunia: Tax Holiday Tingkatkan Iklim Investasi

Kautsar Widya Prabowo    •    Kamis, 12 Apr 2018 13:18 WIB
bank duniainvestasitax holiday
Bank Dunia: <i>Tax Holiday</i> Tingkatkan Iklim Investasi
Ilustrasi. (Foto: Antara/Joko).

Jakarta: Bank Dunia mengungkapkan kebijakan pemerintah terkait kemudahan fasilitas pembebasan pajak (tax holiday) kepada para investor dapat meningkatkan iklim investasi Indonesia.

"Tax holiday tentu akan berperan besar dalam hal ini (investasi) namun kita perlu masih mempertimbangkan aspek-aspek lain yang perlu kita khawatirkan," ujar Senior Economist World Bank untuk Indonesia Derek Chan di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis, 12 April 2018. 

Ia menambahkan kekhawatiran investor tersebut terjadi di sektor infrastruktur, kondisi permintaan pasar, dan juga situasi bisnis di indonesia saat ini. "Kondisi permintaan, harga untuk melakukan bisnis di Indonesia perlu dikhawatirkan. Namun tax holiday tentu membantu Indonesia," tambahnya.

Selain itu, lanjutnya, sektor komoditas impor dalam negeri berperan besar dalam menjaga serta menciptakan kondisi investasi di Indonesia di masa mendatang.

"Kita perlu melihat kebijakan fiskal, apakah hal tersebut baik bagi pemerintah dalam hal pendapatan, hukum, jadi banyak aspek dalam hal ini," pungkasnya.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sebelumnya menjelaskan implementasi pengurangan Pajak Penghasilan (PPh) atau tax holiday dapat menarik inevstasi di bidang industri. Hal tersebut terkait  Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 35 tahun 2018  yang telah diundangkan pada 4 April 2018.

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengungkapkan mekanisme pemberian tax holiday yang telah dibahas bersama di tingkat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Menteri Keuangan ini, diharapkan sebagai salah satu insentif fiskal yang diinginkan oleh para investor khususnya sektor industri.

"Saat ini prosesnya bisa lebih jelas, investasi untuk industri apa saja dengan nilai berapa," tutur Airlangga.

 


(AHL)