Pertumbuhan Ekonomi yang Tinggi di Kuartal II Diprediksi Temporer

Eko Nordiansyah    •    Rabu, 08 Aug 2018 11:20 WIB
pertumbuhan ekonomiekonomi indonesia
Pertumbuhan Ekonomi yang Tinggi di Kuartal II Diprediksi Temporer
Peneliti Indef Eko Listiyanto (Foto: Medcom.id/Eko Nordiansyah)

Jakarta: Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi di kuartal II-2018 hanya berlaku temporer. Pasalnya melihat tren sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, pertumbuhan ekonomi kuartal II tumbuh tinggi namun kembali menurun pada kuartal selanjutnya.

Peneliti Indef Eko Listiyanto mengatakan sejak lima tahun lalu pertumbuhan ekonomi pada kuartal III dan kuartal IV selalu turun dibandingkan dengan kuartal II. Sejak 2013, ekonomi kuartal II naik sekitar empat persen dibandingkan dengan kuartal I, namun turun sekitar tiga persen di kuartal III dan tumbuh minus di kuartal IV setiap tahunnya.

"Jadi gambaran kita sangat mungkin peak-nya pertumbuhan ekonomi di 2018 itu di kuartal II ini. Memang di kuartal III masih mungkin untuk bisa tumbuh 5,3 persen," kata Eko, dalam sebuah konferensi pers, di Kantor INDEF, Jakarta Selatan, Rabu, 8 Agustus 2018.

Dirinya menambahkan pemerintah perlu mendorong sektor produktif di antaranya industri untuk bisa mendorong ekonomi di semester II. Dari Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) Bank Indonesia, ada indikasi kegiatan usaha meningkat di kuartal II tetapi diperkirakan menurun di kuartal selanjutnya.



"Sebetulnya ekspektasi dunia usaha di Lebaran itu memang tinggi tapi ternyata yang terjadi di lapangan adalah industrinya tumbuh tapi invetorinya juga tumbuh. Perubahan inventori tumbuh sangat tinggi 44,07 persen yang menunjukan tidak semua barang produksi terserap di pasar," jelas dia.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2018 sebesar 5,27 persen secara tahun ke tahun. Secara kuartalan (qtq) pertumbuhan ekonomi periode tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 4,21 persen.

Secara kumulatif, ekonomi pada semester I-2018 mengalami pertumbuhan 5,17 persen dibandingkan pertumbuhan ekonomi di semester I-2017. Pencapaian ini diharapkan mampu menopang target pertumbuhan ekonomi tahun ini.

 


(ABD)