Hingga Kuartal III-2018

Ekonomi Indonesia Tahan Gejolak Global

Eko Nordiansyah    •    Selasa, 06 Nov 2018 07:46 WIB
pertumbuhan ekonomiekonomi indonesia
Ekonomi Indonesia Tahan Gejolak Global
Menko Perekonomian Darmin Nasution (MI/PANCA SYURKANI)

Jakarta: Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian meyakini ekonomi Indonesia hingga kuartal III mampu bertahan dari gejolak global. Hal itu bisa dipertahankan meski pertumbuhan ekonomi periode tersebut lebih rendah dari kuartal sebelumnya.

"Walaupun lebih rendah dari kuartal dua, tapi secara keseluruhan ekonomi kita cukup resisten. Itu cukup baik menghadapi gejolak yang sudah berakumulasi," kata Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, di Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Senin, 5 November 2018.

Dirinya menjelaskan perkembangan global mulai dari normalisasi kebijakan moneter di negara maju, perang dagang, serta harga minyak yang meningkat, membuat ekonomi Indonesia tidak tumbuh seperti yang diharapkan.

"Pada akhirnya pasar apresiasi itu. Kalau ngomong puas tergantung konteksnya. Saya istilahnya cukup resisten. Saya enggak usah bilang puas atau enggak puas," jelas dia.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia sampai dengan kuartal III sebesar 5,17 persen (yoy). Ekonomi Indonesia kuartal III-2018 terhadap kuartal sebelumnya juga meningkat sebesar 3,09 persen (qtq).

Struktur PDB di kuartal III terdiri dari konsumsi rumah tangga yang tumbuh 5,01 persen, investasi 6,96 persen, ekspor 7,52 persen, Pengeluaran Konsumsi Lembaga Nonprofit yang melayani Rumah Tangga (PK-LNPRT) 8,54 persen, belanja pemerintah 6,28 persen, serta impor yang mencapai 14,06 persen.


(ABD)


Merpati akan Lunasi Utang Usai Maskapai Beroperasi

Merpati akan Lunasi Utang Usai Maskapai Beroperasi

1 day Ago

Merpati Nusantara Airlines berjanji akan melunasi utang dan pesangon mantan karyawannya. Janji …

BERITA LAINNYA