OJK tak Tinggal Diam Hadapi Pelemahan Rupiah

Suci Sedya Utami    •    Rabu, 10 Oct 2018 23:13 WIB
rupiah melemahkurs rupiahIMF-World Bank
OJK tak Tinggal Diam Hadapi Pelemahan Rupiah
Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso. (FOTO: Medcom.id/Desi Angriani)

Nusa Dua: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) turut aktif bersama pemerintah dan Bank Indonesia dalam menghadapi tekanan global. OJK pun tidak tinggal diam melihat kondisi saat ini.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan pihaknya ikut menyiapkan berbagai bauran kebijakan demi menyelamatkan pergerakan nilai tukar. Kondisi rupiah saat ini memang tengah dilanda pelemahan hingga mencapai level Rp15.000 per USD karena tekanan global.

"Tentu saja kita tidak tinggal diam dengan situasi ini. Pemerintah, BI dan OJK telah menerbitkan bauran kebijakan jangka pendek dan menengah serta terus memantau perkembangan ekonomi yang terjadi," kata Wimboh dalam Seminar Navigating Indonesia's Economy in The Global Uncertainties, di Nusa Dua, Bali, Rabu, 10 Oktober 2018.

Dia menjelaskan pemerintah telah mengeluarkan berbagai kebijakan untuk mengurangi impor. Di antaranya penerapan biodiesel B20, peningkatan PPh impor, kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri TKDN, dan ekspansi KUR ke sektor pariwisata.

Sementara Bank Indonesia telah mengeluarkan berbagai kebijakan seperti meningkatkan suku bunga acuan BI menjadi 5,7 persen. Serta menyediakan FX swap dengan rate yang kompetitif, dan domestik NDF Non-deliverable forwards (NDF).

Sedangkan OJK telah mengeluarkan berbagai insentif kepada perbankan untuk pembiayaan kepada industri berorientasi ekspor, substitusi impor, pariwisata. Termasuk di dalamnya revitalisasi LPEI, dan fasilitas pembiayaan pasar modal untuk 10 tempat wisata baru.


(AHL)


Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

3 days Ago

Keputusan pemerintah melebur BP Batam ke Pemerintah Kota Batam mendapat respons dan tanggapan b…

BERITA LAINNYA