Tekan Kesenjangan

Indonesia Ajukan Role Model Pembangunan Ekonomi

   •    Rabu, 15 Nov 2017 07:46 WIB
pertumbuhan ekonomiktt aseanekonomi indonesia
Indonesia Ajukan Role Model Pembangunan Ekonomi
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah)

Manila: Pemerintah Indonesia dalam KTT ASEAN Summit ke-31 di Manila, Filipina, kembali membawa isu pentingnya role model pembangunan ekonomi untuk pengentasan kesenjangan. Hal itu merupakan kelanjutan dari pembahasan forum APEC Business Advisory Council (ABAC) Dialog dan APEC Leaders pada KTT APEC ke-25 di Da Nang, Vietnam, di 10-12 Novermber lalu.

Dalam kesempatan itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengedapankan isu pemberdayaan ekonomi di setiap daerah sebagai salah satu upaya mengatasi kesenjangan tersebut. Langkah seperti itu diharapkan memberi efek positif terhadap pengentasan angka kemiskinan dan pemerataan tingkat kesejahteraan.
 
"Presiden Joko Widodo terus memperjuangkan isu kesenjangan dalam diplomasi internasional. Melihat  bahwa kesenjangan ekonomi ini terjadi di mana-mana dan bukan hanya pada negara berkembang, melainkan juga pada negara maju," ungkap Ketua ABAC Indonesia Anindya N Bakrie, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Rabu 15 November 2017.

Selama ini, baik negara anggota ASEAN maupun APEC mengalami pertumbuhan perdagangan dan investasi yang cukup pesat, namun isu mengenai kesenjangan ekonomi masih terjadi di negara-negara tersebut. Sehingga Presiden menggarisbawahi bahwa apapun yang akan dilakukan harus menyoroti kesenjangan yang terjadi termasuk cara menanggulanginya.
 


Dibutuhkan suatu kebijakan yang bisa menyelaraskan antara pertumbuhan dan struktur permodalan, sehingga tercipta ekonomi berkeadilan di mana Pemerintah Indonesia telah merampungkan berbagai kebijakan pertumbuhan ekonomi dalam programnya selama ini.

"Pemerintah harus mengambil posisi yang tepat dalam memfasilitasi transformasi yang tidak selalu mulus dengan tetap memprioritaskan pembangunan inklusif, berkelanjutan, dan penciptaan kesempatan kerja yang produktif," tuturnya.
 
Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam pidatonya saat KTT APEC di Da Nang menyampaikan apresesianya kepada Indonesia atas kemampuan mengentaskan kesenjangan hingga menjadi negara dengan pertumbuhan tercepat di G-20.

Selain isu kesenjangan, Presiden Joko Widodo mengangkat pula isu ekonomi maritim di mana kedepannya ekonomi maritim harus menjadi salah satu sektor yang diandalkan dalam pembangunan ekonomi di negara-negara yang tergabung dalam ASEAN. Terlebih lagi dua per tiga wilayah APEC dan ASEAN adalah perairan, dan ini mirip dengan Indonesia.
 
"Sama seperti dalam pertemuan KTT APEC di Da Nang Vietnam kemarin, Presiden Joko Widodo melihat bahwa perairan menjadi salah satu sektor ekonomi yang sangat penting. Terlebih lagi tujuh negara ASEAN merupakan anggota dari APEC. Sehingga usulan ini bisa menjadi role model pada ASEAN Summit ke-31 di Manila Filipina," pungkas Anindya.

 


(ABD)

Pemerintah Masih Godok Pembentukan <i>Holding</i> BUMN Jasa Keuangan

Pemerintah Masih Godok Pembentukan Holding BUMN Jasa Keuangan

4 hours Ago

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) masih menggodok pembentukan holding BUMN di sektor …

BERITA LAINNYA