BI Prediksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,1-5,5% di 2018

Desi Angriani    •    Rabu, 07 Jun 2017 07:01 WIB
pertumbuhan ekonomibank indonesiaekonomi indonesia
BI Prediksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,1-5,5% di 2018
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di kisaran 5,1 sampai 5,5 persen di 2018. Angka tersebut cukup rendah dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan pemerintah yang berada di level 6,1 persen.

"BI 5,1 persen sampai 5,5 persen tahun depan, masih searah dengan pemerintah," ujar Gubernur BI Agus DW Martowardojo, dalam rapat kerja Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa 6 Juni 2017.

Asumsi tersebut, kata Agus, berdasarkan kajian dari sisi konsumsi, investasi hingga ke sektor ekspor dan impor. "Artinya BI punya pandangan yang lebih moderat dari semua sisi," tegas dia.

Sementara itu, nilai tukar rupiah yang diasumsikan Bank Indonesia berada di kisaran Rp13.300-13.700 per USD, sedangkan yang ditetapkan pemerintah Rp13.400-13.800 per USD. "Jadi hal ini kami melihat bahwa BI sedikit lebih kuat posisinya dan tentu ini dalam banyak hal dibantu sama kinerja dari capital inflow kita dan juga kinerja domestik," tuturnya.

Sekadar diketahui, pada 2018 pemerintah telah menetapkan sasaran pertumbuhan pada kisaran 5,4-6,1 persen. Sasaran pertumbuhan yang lebih tinggi itu diarahkan untuk mendorong pemerataan pertumbuhan di kawasan timur Indonesia, kawasan perbatasan, dan juga daerah-daerah lain yang masih tertinggal.

Dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan inklusif, pemerintah berupaya keras menjaga laju inflasi dalam negeri pada tingkat yang rendah untuk menjamin daya beli masyarakat. Pada 2018, pemerintah akan berupaya menjaga inflasi pada rentang 2,5-4,5 persen.

 


(ABD)