BI Siap Antisipasi Kebijakan Lanjutan dari The Fed

Eko Nordiansyah    •    Jumat, 17 Mar 2017 07:49 WIB
bank indonesiaekonomi indonesia
BI Siap Antisipasi Kebijakan Lanjutan dari The Fed
Ilustrasi (MI/USMAN ISKANDAR)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bank Indonesia (BI) mengaku siap menghadapi rencana lanjutan terkait kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS). Meskipun the Fed telah melakukannya di Maret ini, mereka diprediksi masih akan menaikkan suku bunga minimal sekali atau bahkan hingga dua kali di sisa tahun ini.

Asisten Gubernur dan Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Dody Budi Waluyo mengatakan, stance kebijakan bank sentral masih akan sama seperti yang dijalankan selama ini. Walau tak menutup kemungkinan BI merespons langkah agresif yang akan dilakukan oleh the Fed.

"Stance kebijakan BI sama. Artinya kalau kemarin kami sebut cautious accomodatif, kami siap di posisi apapun. Kalau bahkan menaikkan atau masih ada ruang menurunkan (suku bunga)," kata dia, di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis 16 Maret 2017.

Dirinya menambahkan, risiko terhadap ekonomi masih akan terjadi baik dari sisi eksternal maupun internal. Bahkan gejolak di global bisa saja memberi tekanan terhadap nilai tukar maupun pertumbuhan ekonomi domestik.

"Domestik juga bisa dilihat harga listrik naik dampaknya terlihat di inflasi. Pada saat inflasi sendiri ke depan terganggu artinya kalau kami kenal core inflation tertekan di atas, misalnya, target kami, tentu harus ada stance yang berubah," jelas dia.

Meski demikian, dirinya belum bisa menjelaskan lebih lanjut perihal kebijakan yang akan diambil oleh BI. Tak hanya melalui suku bunga, Dody menyebut jika instrumen yang dimiliki oleh bank sentral cukup banyak baik dari nilai tukar, makro prudensial, maupun yang terkait inflasi.

"Untuk saat ini stance kami tidak berubah, kami tetap antisipasi risiko global untuk tetapkan posisi normal terhadap policy rate kita. Cukup memadai level yang sekarang 4,75 persen, makanya tidak berubah karena dari hitungan kami tekanan inflasi dan kurs semua calculated," pungkasnya.


(ABD)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

5 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA