Tanpa Negosiasi, Ditjen Pajak akan Jerat Google Lewat Upaya Hukum

Suci Sedya Utami    •    Kamis, 22 Sep 2016 09:57 WIB
google
Tanpa Negosiasi, Ditjen Pajak akan Jerat Google Lewat Upaya Hukum
Ilustrasi. (FOTO: Reuters)

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan bakal mengambil langkah tegas terkait sikap Google yang menjalankan usaha di Indonesia namun tak mau menyetorkan pajaknya dengan berdalih bukan bentuk usaha tetap (BUT).

Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi mengatakan saat ini kasus Google masih dalam proses pemeriksaan di internal DJP. Dia mengatakan, tanpa negosiasi, pihaknya akan menjerat dengan upaya hukum.

"Oh enggak ada negosiasi. Kita akan (lakukan) penegakan hukum," kata Ken ditemui di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 21 September.

Dirinya menjelaskan proses pemeriksaan tersebut yakni dengan mendengarkan pendapat Google, sebagai wajib pajak dan juga pendapat tim pemeriksa. Dari situ akan kelihatan kesaksian dari perusahaan berbasis internet asal Amerika Serikat itu.

"(Kalau menolak diperiksa) artinya dia menghalang-halangi pemeriksaan. Dan sanksinya berupa pidana," jelas dia.

Lebih jauh, dirinya menambahkan Google seharusnya terdaftar sebagai BUT dan menjadi wajib pajak dalam negeri karena objek penghasilannya berasal dari dalam negeri atau dengan kata lain mengambil keuntungan dari usahanya di Indonesia.

"Ya enggak bisa dong (enggak mau ditetapkan jadi BUT). Dia cari duit di mana? Objek penghasilannya kan berasal dari dalam negeri sehingga harusnya dikenai pajak," tegas Ken.


(AHL)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

1 month Ago

Republik Sentilan Sentilun malam ini bertema "Pascareshuffle Mau Apa?" menghadirkan A…

BERITA LAINNYA