Menkeu Ingin LMAN jadi Ikon Pemanfaatan Aset Negara

Suci Sedya Utami    •    Kamis, 11 Jan 2018 07:35 WIB
pertumbuhan ekonomiekonomi indonesia
Menkeu Ingin LMAN jadi Ikon Pemanfaatan Aset Negara
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)

Jakarta: Usia Lembaga Managemen Aset Negara (LMAN) di bawah pengawasan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menginjak tahun kedua. Terkait hal itu, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menilai usia tersebut masih sangat dini dan masih bisa untuk mengembangkan diri.

Ani, sapaan akrabnya ingin agar di tahun-tahun mendatang LMAN bisa menjadi institusi penggerak cara berpikir untuk memanfaatkan aset negara sehingga menciptakan nilai tambah bagi masyarakat. Kondisi itu menjadi penting dengan harapan berkontribusi positif terhadap perekonomian Indonesia.

"Saya ingin LMAN dan DJKN menularkan virus perubahan mindset. Saya harap di usia 10-20 tahun lagi LMAN jadi ikon dari Republik Indonesia dalam hal pemanfaatan aset," kata Ani, di Djakarta Theatre, Jakarta Pusat, Rabu, 10 Januari 2018.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menginginkan aset negara tidak hanya sekadar dicatat, dibukukan, diaudit dan dilaporkan. Namun juga bermanfaat bagi negara. Dia ingin Indonesia seperti negara-negara yang berpendapatan tinggi di mana aset bekerja untuk negara, bukan seperti negara berpendapatan rendah dan menengah.

Menurutnya negara berpendapatan rendah dan menengah asetnya menganggur dan negara yang bekerja. Pada titik ini, Ani ingin agar aset negara tidak tidur, namun bekerja untuk negara. Optimalisasi harus dilakukan sehingga mempermudah pemerintah guna mencapai sejumlah target perekonomian.

"Sekarang Indonesia dituntut untuk mulai manfaatkan aset sesuai the best dan the highest used. Ini tantangan tersendiri. Ketika asetnya produktif, mereka (aset) bekerja untuk kita, bukan kita kerja untuk mereka," pungkas Ani.


(ABD)