Lupa EFIN jadi Keluhan Terbanyak WP saat Lapor SPT

Suci Sedya Utami    •    Sabtu, 10 Mar 2018 13:29 WIB
pajakekonomi indonesiaspt pajak
Lupa EFIN jadi Keluhan Terbanyak WP saat Lapor SPT
Gedung Pajak Kementerian Keuangan Republik Indonesia (MI/ANGGA YUNIAR)

Jakarta: Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah membuat satuan tugas (satgas) untuk memantau keluhan yang datang dari Wajib Pajak (WP) dalam melaporkan surat pemberitahuan (SPT) pajak penghasilan (PPh) tahunan.

Direktur Penyuluhan Pelayanan dan Hubungan Masyarakat DJP Hestu Yoga Saksama mengatakan kebanyakan wajib pajak mengeluhkan perkara lupa EFIN. "Banyak orang pakai e-filing lupa EFIN-nya," kata Hestu, di Kantor Pusat DJP Kemenkeu, Jakarta Selatan, Jumat, 9 Maret 2018.

EFIN merupakan nomor identitas yang diterbitkan DJP Kemenkeu kepada wajib pajak yang melakukan transaksi elektronik seperti pelaporan SPT dengan menggunakan e-filing dan pembuatan kode billing pembayaran pajak.

Hestu mengatakan apabila wajib pajak lupa dengan EFIN sebenarnya bisa dilakukan dengan membongkar email yang didaftarkan pada saat membuat akun e-filing di layanan pajak online.  Namun, jika wajib pajak tak menemukannya di email karena mungkin telah terhapus, bisa datang langsung ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP).

Selain itu, lanjutnya, wajib pajak juga bisa menghubungi layanan kring pajak di nomor 1-500-200 atau bisa langsung menggunakan chat kring pajak. "Tapi terkadang karena keterbatasan layanan di kring pajak suka tidak bisa masuk," kata Hestu.

Oleh karenanya, DJP Kemenkeu menghadirkan alternatif lainnya yakni bisa melalui twitter kring pajak dengan mengatakan lupa EFIN dan mencantumkan nama, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), alamat email, dan lainnya.

"Nanti kring pajak akan jawab langsung ke email terkait EFIN-nya," pungkas dia.


(ABD)


Pengalihan Komando BP Batam Disebut Membuat Gaduh

Pengalihan Komando BP Batam Disebut Membuat Gaduh

3 hours Ago

Pengalihan komando Pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam kepa…

BERITA LAINNYA