Menkeu: Opini WTP jadi Acuan Mengelola Keuangan Lebih Akuntabel

Suci Sedya Utami    •    Kamis, 15 Jun 2017 17:22 WIB
kementerian lembaga
Menkeu: Opini WTP jadi Acuan Mengelola Keuangan Lebih Akuntabel
Menkeu Sri Mulyani (FOTO: MI/MOHAMAD IRFAN)

Metrotvnews.com, Jakarta: Baru-baru ini masyarakat ramai memperbincangkan dengan opini wajib tanpa pengecualian (WTP) suatu lembaga yang didapat karena menyogok orang dalam Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pun sangat menyayangkan hal tersebut yang tentu membuat citra suatu lembaga buruk. Bagi Ani, mendapatkan opini WTP merupakan sesuatu hal yang sangat bergengsi. Kementerian yang dipimpinnya pun telah mendapatkan opini tersebut.

Dalam sambutan di acara peluncuran laporan triwulan perkembangan perekonomian Indonesia yang dikeluarkan Bank Dunia, Ani mengatakan mendapatkan opini WTP bukan berarti mengartikan penerima sudah sempurna.

Namun bagi Ani, opini WTP menjadi pijakan bagi lembaga tersebut untuk lebih baik lagi. Dalam lingkungan Kementerian Keuangan diartikan sebagai bagaimana mengelola keuangan negara agar lebih bisa dipertanggungjawabkan.

"Ini sesuatu yang bisa menjadi benchmark untuk diri kita bagaimana kota menyediakan mekanisme yang akuntabel dalam keuangan negara," kata Ani di Energy Building, SCBD, Jakarta Selatan, Kamis 15 Juni 2017.

Dalam perjalanannya kembali sebagai Menteri Keuangan sejak Juli lalu, Ani tak ragu memangkas anggaran yang dinilai disusun kurang kredibel. Dirinya ingin agar setiap Rp1 uang negara yang dibelanjakan oleh pemerintah, memiliki dampak yang dapat menciptakan kesejahteraan dan keadilan bagi masyarakat.

Tahun lalu misalnya, kurang dari sebulan setelah menjabat, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini langsung mengambil kebijakan penyesuaian anggaran sekitar Rp165 triliun.


(AHL)